Penjaga Sekolah Ngecer Togel

0
376

CLURING – Asmuni, 46, penjaga sekolah SMA di Kecamatan Cluring, harus berurusan dengan aparat kepolisian. Sebab, warga Dusun Krajan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, itu kesandung kasus judi toto gelap (togel). Sejak ditangkap Jumat lalu, bapak tiga anak tersebut masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Cluring hingga kini.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Penjaga sekolah yang sudah belasan tahun mengabdi tersebut ternyata tidak sendiri saat terlibat togel. Sebab, polisi juga menangkap Fauzan bin Hasyim, 42, yang masih satu dusun dengan Asmuni. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah catatan nomor togel, sebuah buku kecil catatan togel, sebuah bolpoin, dua ponsel, dan uang tunai senilai Rp 23 ribu.

Loading...

Dari keterangan polisi, kedua tersangka mempunyai peran berbeda. Asmuni ditengarai sebagai pengecer dan Fauzan bertindak sebagai pengepul. “Penjaga sekolah itu pengecer. Yang satunya adalah pengepul,” sebut Kapolsek Cluring, AKP Agung Setyabudi, didampingi Kasi Humas Aiptu Eko Laksono di markasnya kemarin. Kedua tersangka ditangkap di lokasi berbeda. Kali pertama yang dibekuk adalah Asmuni.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Mercedes Benz SL Club Indonesia Singgah di Banyuwangi