Penuh di Tiga Hari Terakhir

0
270
FULL: Dek kapal di Pelabuhan Ketapang dipadati sepeda motor pemudik yang akan balik ke Bali siang kemarin.

KALIPURO – Memasuki H+4 kemarin (23/ 8), puncak arus balik belum terjadi di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Meski demikian, kepadatan penumpang sudah terlihat mulai pagi hingga sore hari. Jika dibanding tahun 2011 pada periode yang sama, kepadatan arus balik meningkat tajam. Akan tetapi, jika dibanding hari sebelumnya, kepadatan arus balik masih belum ada peningkatan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Penumpang masih relatif berimbang dibanding hari sebelumnya,” tegas Pemimpin Cabang PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Waspada Heruwanto, melalui Manager Operasional Saharuddin Koto. Pada H+3 lalu (22/8) memang terjadi lonjakan dibanding H+2. Pada H+4 kemarin, jumlah pe numpang berkendaraan roda dua berkisar antara 5.000 hingga 6.000 unit. Penumpang berkendaraan roda empat, lanjut Saharuddin, berkisar antara 1000 hingga 1500 unit. Angka tersebut relatif sama dengan H+3.

Pihaknya memprediksi puncak arus balik akan terjadi Jum at ini (24/8) hingga Minggu mendatang (26/8). Dalam tiga hari itu, penumpang arus balik akan memadati pelabuhan. Hanya saja, puncak arus balik akan jauh berbeda dengan pun cak arus mudik lalu. “Ke padatan arus balik tidak akan serentak. Datang secara berangsur hing ga beberapa minggu ke depan,” tegasnya. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, arus balik relatif stabil.

Dua tenda be sar yang disediakan PT. IF Ketapang untuk antrean terlihat belum terisi penuh. Bahkan, antrean kendaraan roda dua berlangsung cepat dan tidak perlu menunggu lama. Begitu juga di loket pembelian tiket, tidak ada antrean yang meluber ke jalan raya. Semua kendaraan yang datang masih bisa ditampung di area pelabuhan.

Tidak hanya penumpang, jumlah kendaraan barang juga cenderung menurun dan tidak seramai hari sebelumnya. Untuk melayani pergerakan pe numpang arus balik, PT. IF Ketapang mengoperasikan 18 kapal di dermaga MB dan pontoon. Di dermaga landing craft machine (LCM), kapal yang beroperasi delapan unit. “Kendaraan barang yang me nye berang juga belum ada peningkatan,” cetusnya. (radar)

Loading...