sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto kembali membatalkan sejumlah perjalanan kereta api akibat banjir yang menggenangi beberapa lintasan di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang.
Pembatalan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa pembatalan berlaku untuk keberangkatan hari Senin (19/1/2026).
Kereta api yang dibatalkan meliputi KA 181, KA 194, dan KA 197 Kamandaka dengan relasi Semarang Tawang–Purwokerto/Cilacap pulang pergi (PP).
Selain itu, perjalanan KA Purwojaya juga kembali dibatalkan, yaitu KA 50F, KA 53F, KA 57F, dan KA 58F dengan relasi Gambir–Cilacap PP.
“Pembatalan ini merupakan lanjutan dari kebijakan serupa yang telah diberlakukan pada hari sebelumnya akibat dampak cuaca ekstrem,” ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Copenhagen vs Napoli: Duel Hidup-Mati Liga Champions, Conte Terancam Gagal ke Fase Gugur
Rekayasa Pola Operasi dan Pengalihan Rute
Di samping pembatalan, KAI menerapkan rekayasa pola operasi dengan pengalihan rute memutar bagi sejumlah kereta api jarak jauh.
Langkah ini dilakukan agar perjalanan tetap dapat berlangsung secara aman meskipun terjadi gangguan pada lintasan tertentu.
Kereta dari arah Surabaya, Malang, dan Jember menuju Jakarta dialihkan melalui rute Semarang Tawang–Gundih–Solo Balapan–Purwokerto–Cirebon.
Sementara itu, kereta dari arah Jakarta menuju Surabaya, Malang, dan Jember dialihkan melalui rute Cirebon–Purwokerto–Solo Balapan–Gundih–Semarang Tawang.
Baca Juga: Honda Wave 110 Terbaru Meluncur di Thailand, Motor Bebek Irit dengan Desain Minimalis
Keselamatan Penumpang Menjadi Prioritas
Menurut As’ad, pembatalan dan rekayasa pola operasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi operasional terkini.
KAI terus melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap kondisi jalur yang terdampak luapan air.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto kembali membatalkan sejumlah perjalanan kereta api akibat banjir yang menggenangi beberapa lintasan di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang.
Pembatalan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa pembatalan berlaku untuk keberangkatan hari Senin (19/1/2026).
Kereta api yang dibatalkan meliputi KA 181, KA 194, dan KA 197 Kamandaka dengan relasi Semarang Tawang–Purwokerto/Cilacap pulang pergi (PP).
Selain itu, perjalanan KA Purwojaya juga kembali dibatalkan, yaitu KA 50F, KA 53F, KA 57F, dan KA 58F dengan relasi Gambir–Cilacap PP.
“Pembatalan ini merupakan lanjutan dari kebijakan serupa yang telah diberlakukan pada hari sebelumnya akibat dampak cuaca ekstrem,” ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Copenhagen vs Napoli: Duel Hidup-Mati Liga Champions, Conte Terancam Gagal ke Fase Gugur
Rekayasa Pola Operasi dan Pengalihan Rute
Di samping pembatalan, KAI menerapkan rekayasa pola operasi dengan pengalihan rute memutar bagi sejumlah kereta api jarak jauh.
Langkah ini dilakukan agar perjalanan tetap dapat berlangsung secara aman meskipun terjadi gangguan pada lintasan tertentu.
Kereta dari arah Surabaya, Malang, dan Jember menuju Jakarta dialihkan melalui rute Semarang Tawang–Gundih–Solo Balapan–Purwokerto–Cirebon.
Sementara itu, kereta dari arah Jakarta menuju Surabaya, Malang, dan Jember dialihkan melalui rute Cirebon–Purwokerto–Solo Balapan–Gundih–Semarang Tawang.
Baca Juga: Honda Wave 110 Terbaru Meluncur di Thailand, Motor Bebek Irit dengan Desain Minimalis
Keselamatan Penumpang Menjadi Prioritas
Menurut As’ad, pembatalan dan rekayasa pola operasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi operasional terkini.
KAI terus melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap kondisi jalur yang terdampak luapan air.







