Perajin Genting Keluhkan Bahan Baku

0
766


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SILIRAGUNG-Usaha pembuatan genting di Desa Kesilir dan Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, selama ini dikenal sebagai pemasuk genting ke Bali. Para perajin genting itu, kini mengeluh memaparkan bahan baku.

Salah satu perajin genting, Suwandi, 45, warga Dusun Krajan, Desa Siliragung mengatakan permintaan genting kini cukup baik. Pembeli kebanyakan para pedagang dengan datang ke lokasi usaha pembuatan genting.

Loading...

“Harga untuk karang pilang itu Rp 2000 per biji, dan Rp 1.200 per biji untuk genting mantili,” katanya. Suwandi mengaku kalau saat ini para perajin genting mengalami kendala cuaca dan bahan baku. Untuk pengeringan yang biasanya hanya butuh waktu 10 hari, kini lebih lama lagi.

“Sekarang sering mendung dan turun hujan, pengeringan butuh waktu lama,” terangnya. Selain cuaca, bahan baku juga menjadi masalah bagi para perajin genting. Harga tanah yang dibuat bahan untuk genting dengan satu truk engkle mencapai Rp. 200 ribu, dianggap cukup mahal.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2