Petani Kenduri di Sawah

0
1724

puluhan-petani-di-desa-kedungasri-dan-kedunggebang-gelar-doa-dan-kenduri-bersama-di-pinggir-sawah-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TEGALDLIMO – Memasuki musim tanam, puluhan petani di Desa Kedunggebang dan Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo, menggelar selamatan dengan doa bersama di sekitar persawahan desa setempat, kemarin (4/12). Dalam doa bersama itu, para petani  juga membawa kenduri. Ritual itu merupakan tradisi dari para petani untuk selamatan membuka sawah.

“Selamatan ini sudah dilakukan secara turun temurun, ini sebagai ikhtiar untuk memohon kepada Allah  agar musim tanam diberi keberkahan,” cetus Tumirin Harianto, 50, salah seorang petani Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo.

Loading...

Selamatan yang digelar warga itu dilaksanakan di sekitar sawah, dekat dengan bendungan yang menjadi pembatas Desa  Kedunggebang dan Desa Kedungasri. Dalam tradisi ini, sedikitnya 50 petani dan buruh tani ikut serta. Mereka duduk  di atas beberan terpal. Dengan  dipimpin pemuka agama setempat, para petani memanjatkan doa bersama. Usai dilakukan doa bersama dilanjutkan dengan makan bersama dari kenduri yang dibawa dari rumah.

“Sejak dari saya kecil, tradisi ini sudah ada, dan tak pernah ditinggalkan sampai sekarang. Pokoknya setiap musim tanam tiba, pasti ada tradisi kenduri,” jelasnya. Kenduri yang diikuti oleh petani  dari dua desa itu, berlangsung dengan tertib.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2