Petilasan Syekh Siti Jenar Ramai Peziarah

0
524

petilasan-syekh-siti-jenar-di-dusun-sukorejo-desa-lemahbang-kulon-kecamatan-singojuruh-banyak-dikunjungi-peziarah-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SINGOJURUH – Situs Lastono atau petilasan Syekh Siti Jenar di Dusun Sukorejo, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh,  selama bulan Suro ini ramai dikunjungi peziarah. Mereka tidak hanya dari wilayah Banyuwangi,  tapi juga banyak yang dari luar kota.

Juru kunci petilasan Syekh Siti Jenar, Turin, mengatakan para peziarah yang datang dari berbagai daerah di Banyuwangi itu sejak awal Suro lalu. Peningkatan jumlah peziarah itu  mencapai 80 persen dibanding hari biasa.

 “Rata-rata setiap hari ada 50-an peziarah yang  datang,” ungkapnya. Tidak hanya orang tua, anak-anak dari berbagai sekolah dan pondok pesantren juga datang ke situs peninggalan salah satu waliyullah itu. Selain berziarah, para siswa dan  santri itu biasanya dalam rangka   mengerjakan tugas sekolah.

“Saya diminta menceritakan keberadaan situs Syekh Siti Jenar, para siswa  merangkum dalam buku tugasnya,” katanya. Para pengunjung situs Lastono  itu tidak hanya datang pada siang hari. Sebagian juga ada yang datang pada malam hari. Peziarah yang  datang pada malam hari itu  biasanya melakukan ritual khusus.

Kalau ritual paling ramai pada Kamis malam Jumat,” jelasnya. Sementara itu, salah seorang pe ziarah, Sulthon, 39, asal Dusun  Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, mengaku sengaja berkunjung ke petilasan Syekh  Siti Jenar itu setelah mendengar  cerita dari salah seorang rekannya.  Karena penasaran, dia memutuskan  berziarah ke petilasan tersebut.

“Tujuannya hanya jalan-jalan sambil berziarah, karena Syekh  Siti Jenar itu juga waliyullah yang  ikut menyebarkan agama Islam,” katanya. Shulton tidak menduga situs petilasan Syekh Siti Jenar itu ternyata menjadi cikal-bakal nama Desa Lemahbang. Hingga kini  petilasan itu masih terawat baik.

“Apalagi tempatnya juga sangat rindang dan sejuk,” pungkasnya.  (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :

Baca Juga :