PG Glenmore Masih Tunggu Studi Kelayakan

0
150

pgGLENMORE – Masyarakat Banyuwangi tampaknya masih harus bersabar menunggu realisasi pendirian Pabrik Gula Glenmore (PGG) yang sudah di-launcing beberapa waktu lalu. Sebab, sejak Desember 2012 hingga Juni 2013, pihak konsorsium beberapa PTPN masih menunggu hasil studi kelayakan yang dilakukan salah satu PT Indocode Surya selaku pemenang tender.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Saat ini, tim dari PT pemenang tender masih melakukan studi kelayakan di Kecamatan Glenmore. “Dimulai Desember lalu dan berakhir Juni,” kata Sekretaris Perusahaan PTPN XII, Hery Purwanto, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, kemarin. Hery menuturkan, tim dari PT pemenang tender tersebut akan melakukan studi kelayakan yang meliputi berbagai bidang, mulai luas lahan, dampak sosial, hingga berbagai hal lain yang menentukan layak-tidaknya PGG dilanjutkan.

Loading...

Bila hasil feasibility studi menunjukkan bahwa PGG layak dilanjutkan, maka pihak konsorsium akan melanjutkan tender pendirian pabrik Bagaimana kalau hasil studi kelayakan menunjukkan sebaliknya? Menurut Hery, berarti PGG tidak akan dilanjutkan. “Jadi, lanjut atau tidaknya pendirian pabrik masih menunggu studi kelayakan yang di lakukan PT pemenang tender,” tandasnya.

Bagaimana dengan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL)? Mantan Manajer Per kebunan Sungailembu, Kecamatan Pesanggaran, itu hanya menjawab singkat. “Kalau AMDAL akan dilakukan pleh PT MHI (Mitra Hijau Indonesia). Selesai pertengahan bulan Mei 2013 setelah studi kelayakan di nyatakan layak untuk di jalankan,’’ jelas Hery.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, pabrik gula ter besar resmi dibangun di Glenmore. Pem bangunan PGG dengan luas bangunan 100 hektare yang di tunggu-tunggu ma syarakat Banyuwangi akhirnya benarbenar diresmikan. Peresmian PGG dengan kapasitas 5000 TCD itu dilakukan Deputi Menteri Ba dan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN) Bidang Usaha Primer Muhammad Zamkani. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :