Piutang Pemkab Banyuwangi Mencapai Rp 116 Miliar

0
1132
Piutang Pemkab Banyuwangi

Fraksi PD Minta Turunkan Ketergantungan Fiskal Daerah


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Sejatinya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 tidak sampai mengalami defisit hingga Rp 98,89 miliar jika eksekutif mau kerja keras. Sebab, hingga tahun anggaran 2017 Pemkab Banyuwangi masih memiliki tanggungan piutang yang belum tertagih sebesar Rp 116 miliar.

Jika saja piutang itu tertagih, maka tidak perlu ada pengeprasan anggaran pembangunan dalam APBD 2017. Namun karena belum berhasil ditagih, maka tidak ada pilihan lain selain mengeperas sejumlah anggaran.

Jumlah piutang daerah itu dibeberkan Fraksi Partai Demokrat (F-PD) dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum (PU) fraksi diajukannya rancangan peraturan daerah (raperda) P-APBD 2017 di kantor DPRD Kamis lalu (31/ 8).

Dalam PU itu, Ketua F-PD sekaligus juru bicara FPD, Handoko membeberkan piutang daerah yang belum ditagih pemerintah daerah. Handoko membeberkan, tagihan piutang daerah itu antara lain, piutang pajak daerah Rp 35,7 miliar dan piutang atau tagihan retribusi sebesar Rp 305.5 juta.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last