PKB Serahkan 50 Unit Kendaraan

0
708

Untuk Operasional Muslimat dan Fatayat


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Sebagai partai politik (parpol) yang dilahirkan dari “rahim” Nahdlatul Ulama (NU), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berupaya berkhidmat kepada NU. Bukan hanya lewat perjuangan kelembagaan, parpol berlogo bola dunia sembilan bintang itu juga berupaya memberikan sokongan material dalam rangka memperjuangkan eksistensi ajaran ahlusunnah wal jamaah.

Salah satunya dilakukan dalam bentuk pemberian bantuan 50 unit kendaraan operasional kepada jajaran Muslimat dan Fatayat NU se-Banyuwangi kemarin (29/ 12). Bantuan berupa satu unit mobil dan satu unit sepeda motor itu disalurkan dalam rangka mendukung operasional Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Banyuwangi.

48 motor yang lain dialokasikan untuk mendukung operasional Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat dan Fatayat asal 24 kecamatan se-Bumi Blambangan.  Bantuan operasional tersebut berasal dari salah satu kader PKB asal Banyuwangi yang kini berkiprah di DPRD Jatim sekaligus Ketua PC Muslimat NU Banyuwangi, yakni Hj. Makmulah Harun.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di halaman Graha Gus Dur, kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Banyuwangi. Hadir pada kesempatan itu Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar dan Thoriqul Haq.

Selain itu, hadir pula Ketua DPC PKB Banyuwangi. Joni Subagio, dan para pengurus DPC PKB Bumi Blambangan. Dalam sambutannya, Makmulah Harun berharap bantuan tersebut bermanfaat untuk menopang operasional Muslimat dan Fatayat NU.

“Doakan mudah- mudahan diwaktu yang akan datang. kami bisa memberikan bantuan lain,” ujarnya. Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar, mengatakan bantuan kendaraan operasional kepada Mudimat dan Fatayat NU merupakan salah satu  khidmat PKB kepada NU.

“Karena PKB dilahirkan oleh NU, maka menjadi keniscayaan PKB harus bisa berkhidmat kepada NU, terutama terkait dukungan perjuangan Islam ahlusunnah wal jamaah,” tuturnya. Halim menambahkan, PKB harus menopang perjuangan Islam ahlusunnah wal jamaah di Indonesia yang dibawa para auliya’ dan diteruskan para ulama.

Selain bantuan material, imbuh Halim, PKB juga berupaya melakukan back up perjuangan NU dan nilai-nilai kebangsaan lewat kebijakan partai. Termasuk lewat perjuangan fraksi PKB di DPRD Jatim saat membahas rancangan peraturan daerah (raperda).

“Misalnya saat pembahasan raperda bidang pen- didikan, PKB memprioritaskan materi nasionalisme pada kurikulum lokal. Sebab, masalah nasionalisme di Indonesia harus diakui mengalami penurunan. Anak-anak mulai tidak paham bagaimana Indonesia berjuang meraih kemerdekaan,” terangnya.

Senada dengan Halim, Ketua DPC PKB Banyuwangi, Joni Subagio, mengatakan bantuan kendaraan operasional Muslimat dan Fatayat NU tersebut merupakan salah satu bentuk khidmat PKB kepada NU. “Bantuan ini dilakukan oleh kader PKB asal Banyuwangi yang berkiprah di DPRD Jatim, yakni Ibu Ma`mulah Harun,” cetusnya.

Dikatakan, Ma’mulah Harun memberikan bantuan operasional berupa satu unit sepeda motor kepada seluruh 24 PAC Muslimat NU dan 24 PAC Fatayat NU se-Banyuwangi. Selain itu, Ma`mulah juga memberikan bantuan berupa satu unit kendaraan roda empat plus satu unit sepeda motor untuk operasional PC Muslimat Banyuwangi.

“Jadi total ada 49 sepeda motor plus satu mobil,”  pungkasnya. (radar)