Polisi Periksa Empat Orang Terkait Kematian Ngadelan

0
1036

polisi-periksa-empat-orang-terkait-kematian-ngadelan

TIDAK berselang lama setelah mayat Ngadelan ditemukan, malam itu juga polisi dan warga mengamankan dua warga yang dicurigai mengetahui peristiwa maut tersebut. Proses pengamanan dua warga ini berlangsung dramatis. Yuliono, kerabat korban yang ikut dalam pencarian menngatakan, malam itu usai jenazah dievakuasi ke rumah duka, dia bersama warga lain dan dua polisi preman melalukan pemeriksaan di sekitar lokasi.

Kemudian, mereka mendatangi salah satu gubuk yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan mayat. Di gubuk tersebut mereka menemukan warga bernama LK, 40. Anehnya, ketika diajak berbincang, orang itu tiba-tiba melarikan diri. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Namun, LK lolos dan lari ke perkampungan warga.

“Kita ke gubuk LK, lha setelah diajak ngomong, dia lari,” ucapnya. Di tengah pengejaran, ada warga lain yang melintas di sekitar lokasi. Karena dianggap mencurigakan, warga yang diketahui bernama PN dan tinggal di Dusun Krajan, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, itu dibawa ke balai desa untuk dimintai keterangan. Warga lain terus mencari LK yang bersembunyi di perkampungan warga.

“Orang ini mencurigakan. Ditanya sampeyan dari mana, jawabnya pinjam senter Pak LK. Padahal, tadi LK sudah membawa senter,” ucap Yuliono. Kapolsek Glenmore, AKP Mujiono, mengatakan warga yang diamankan pada malam setelah penemuan mayat terebut berstatus saksi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Persidangan di Pengadilan Negeri Banyuwangi Digelar Secara Online