Empat Saksi Akhirnya Dilepas

0
545

yuliono-40-kiri-dan-lugiyo-36-yang-ikut-melakukan-pencarian-bersama-sepeda-dan-sandal-milik-korban-kamis


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kades Sumbergondo Mendata Pemelihara Bebek

GLENMORE – Memasuki hari kedua dugaan pembunuhan Ngadelan alias Sadiyo, 69, warga Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, belum diketahui pelakunya. Polisi juga belum mengetahui penyebabnya. Anggota Polsek Glenmore yang menangani kasus dugaan pembunuhan  itu hingga kemarin (21/10) masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab meninggalnya kakek di tengah  persawahan itu.

“Kita masih terus melakukan penyelidikan,” cetus Kapolsek Glenmore, AKP Mujiono, melalui Kanitreskrim Iptu Abdul Syajad. Menurut Syajad, sampai saat ini  pihaknya masih memeriksa empat saksi  yang dianggap mengetahui dugaan pembunuhan itu.

Keempat saksi yang  sempat bermalam di polsek itu adalah LK, 40, warga Dusun Gunungsari, Desa Sumbergondo, dan PN, 50, asal Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Dua saksi lain adalah KY, 65, dan FH, 17, keduanya dari Desa  Sumbergondo.

Loading...

“Mereka telah  kita mintai keterangan,” katanya. Keempat saksi itu, terang dia, sudah selesai menjalani pemeriksaan di polsek. Pada Kamis malam (20/10) mereka dipulangkan. “Jika sewaktu-waktu  dibutuhkan, mereka harus datang (ke polsek),” ucapnya.

Empat saksi tersebut mengaku tidak tahu-menahu dengan pembunuhan. Sehingga, sementara penyebab dan jejak pelaku masih belum diketahui. “Penyebab korban meninggal belum jelas. Kita masih menyelidiki luka korban,” ungkapnya.

Kepala Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Norman Iswandi, saat dikonfirmasi mengaku sedang melakukan pendataan warga yang memelihara bebek di sawah. Itu dilakukan untuk membantu petugas kepolisian mengungkap dugaan pembunuhan tersebut.

“Kita sedang mendata yang punya bebek-bebek itu,” jelasnya. Norman mengakui, pendataan pemilik bebek itu sempat membuat pemelihara bebek bingung, terutama yang dari luar daerah dan tinggal di desanya. “Yang  dari luar daerah bingung, ya gak apa-apa, kita usaha,” ungkapnya.

Pendataan pemelihara bebek  itu, jelas dia, karena ada kabar korban sebelum meninggal sempat cekcok. “Cekcok dengan siapa itu belum jelas. Pemelihara bebek  itu setiap hari angon bebek di  sawah,” katanya.

Seperti diberitakan Jawa Pos Radar Banyuwangi sebelumnya, dugaan pembunuhan terjadi di  tengah persawahan Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo,  Kecamatan Glenmore, Rabu  (19/10). Seorang kakek berumur 69 tahun ditemukan tengkurap bersimbah darah di sawah  miliknya.

Kakek yang bernasib  malang itu bernama Ngadelan alias Sadiyo, 69, warga Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore. Ada dugaan korban meninggal karena dibunuh. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :

Baca Juga :