Poros Ranting NU Calonkan Gus Shidiq

0
344

BANYUWANGI – Jelang Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU), satu lagi muncul fi gur calon ketua tanfidziyah. Dia adalah KH. Achmad Shidiq, pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwari, Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Nama Gus Shidiq—panggilan akrab KH. Achmad Shidiq—dimunculkan Forum Pengurus Ranting (FPR) NU Banyuwangi. Figur Gus Shidiq dinilai para pengurus ranting sebagai fi gur yang tepat untuk menggantikan posisi yang kini dijabat Masykur Ali.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Koordinator FPR NU Karyono mengatakan, ke depan NU Banyuwangi akan menghadapi tantangan yang cukup kompleks. Oleh karena itu, dalam lima tahun mendatang, NU membutuhkan figur yang memahami dan mengerti  persoalan yang akan dihadapi ormas Islam terbesar di Indonesia itu. Gus Shidiq, lanjut Karyono, dinilai pengurus ranting mampuni untuk membawa NU Kota Gandrung lebih maju lagi. “Pengurus ranting NU akan mendorong Gus Shidiq sebagai calon alternatif,” tegas ketua ranting NU Gombengsari itu. Gus Shidiq dinilai para pengurus ranting sebagai calon yang cerdas dan figur yang pas untuk menjadi nakhoda NU Banyuwangi.

Loading...

Beberapa pengurus ranting NU dari beberapa kecamatan, ungkap Karyono, sudah mengontak dirinya Mereka mengajak bersamasama melamar Gus Shidiq sebagai calon ketua tanfidziyah alternatif. Selama ini, sudah ada dua calon yang muncul. Mereka adalah Ketua NU incumbent Masykur Ali dan KH. Makki Zaini. Dengan munculnya nama Gus Shidiq, maka ada tiga calon yang akan memperebutkan simpati pengurus MWC dan ranting NU dalam konfercab. Menurut Karyono, Gus Shidiq merupakan sosok yang dapat diterima semua kalangan. Karena itu, dia optimistis Gus Shidiq akan mendapat dukung peserta konfercab. “Soal calon rois syuriyah, sebagian pengurus ranting tetap berharap KH. Hisyam Syafaat bersedia dipilih lagi,” harapnya. (radar)