Beranda Sosial Pria Asal Kembiritan Ini Andalkan Burung Murai Batu Untuk Hidupi Keluarga

Pria Asal Kembiritan Ini Andalkan Burung Murai Batu Untuk Hidupi Keluarga

0
3424

mohammad-sulaini-memberi-makan-anakan-burung-murai-batu-di-rumahnya-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

MENCARI rumah Mohammad Sulaini, 50, tidaklah sulit. Rumahnya di RT 1, RT 6, Dusun Krajan 1, Desa Kembiritan, Kecamatan  Genteng, itu sangat mudah dikenali. Di teras  depan belasan sangkar berisi berbagai jenis burung, mulai love bird, trocok, prenjak, dan murai batu, berjejer rapi.

Dari pemandangan itu, sudah bisa ditebak kebiasaan dan hobi pemilik rumah. Suami Minarsih, 39, itu di kampungnya memang dikenal  peternak burung. Di antara burung di sangkar  itu, yang paling disayang adalah murai batu.

Sulaini setiap hari cukup telaten merawat semua burung yang dipelihara. Siang itu dia terlihat memberi pakan anak-anak murai batu  di teras rumahnya. Anakan burung yang dikenal kucica hutan atau Copsychus malabaricus  itu, tampak lahap memakan pelet yang diberi   Sulaini menggunakan sumpit.

“Ini waktunya ngasih makan,  mari kalau mau difoto,” katanya. Sulaini menyebut indukan  burung murai batu yang cukup  bagus bisa bertelur hingga 10 kali. Perkembangbiakan itu berlangsung dalam rentang waktu  12 bulan hingga 18 bulan. Harga anakan burung jenis itu cukup lumayan. Harga burung murai batu usia sekitar satu bulan dibanderol   mulai Rp 2,5 juta per ekor.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!