Proyek Pavingisasi Dihentikan Warga

0
1038
Ilustrasi
Ilustrasi

GAMBIRAN – Proyek pavingisasi di jalan kampung sepanjang 300 meter di RT 2, RW 2 dan RT 1, RW 2, Dusun Sumberejo, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran dihentikan warga karena paving yang akan dipasang dianggap berkualitas jelek dan tidak memenuhi standar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Proyek pavingisasi dengan anggaran dari dana desa (DD) sebesar Rp 150 juta lebih itu, mulai dikerjakan pada 24 Agustus 2017. Baru sehari dikerjakan, Proyek itu langsung dihentikan warga.

“Warga minta pengerjaan ditunda, karena pavingnya diangap tidak sesuai,” cetus Lukman hakim, 42, salah satu warga setempat kemarin (1/9). Merunut Lukman, kualitas paving yang akan dipasang sangat buruk karena banyak yang pecah. Semestinya, paving yang digunakan untuk jalan di kampungnya itu jenis K 300, tapi paving yang akan dipasang ini jenis K 125.

Loading...

“Ini (paving) kurang bagus, sama warga dilabkan (uji laboratorium) ternyata bukan K 300,” ucapnya. Warga lainnya, Jianto, 60, dari hasil uji laboratorium yang dilakukan di Pavindo, hasilnya diketahui paving yang digunakan tersebut jenis K 125. “Hasil lab menunjukkan K 125, padahal standar K 300,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu anggota Tim Pengendali Kegiatan (TPK) Desa Wringinagung, Surani, menjelaskan kalau kalau proses pembangunan paving itu belum dimulai, karena masyarakat masih mempermasalakan material.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2