Puri Gumuk Merang Buka Bersama Anak Yatim

0
287
TAMU ISTIMEWA: Ketua MUI KH. Hasan Dailami Ahmad hadir di acara antunan di Puri Gumuk Merang didampingi H. Slamet Utomo (dua dari kiri).

Dihadiri Patrapis dari Dalam dan Luar Kota


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Halaqoh(majelis) Patrap Puri Gumuk Merang menggelar hajatan. Kali ini, halaqoh pimpinan H. Slamet Utomo itu memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan buka bersama dengan tokoh agama dan pejabat. Tak ketinggalan Ketua MUI Banyuwangi, KH. Hasan Dailami Ahmad, Kapolres Banyuwangi yang diwakili Kompol Agus Dwi Jatmiko serta keluarga besar majelis Patrap Puri Gumuk Merang dari dalam dan luar kota turut hadir.

Loading...

Acara didahului dengan sambutan oleh Ketua panitia Slamet Supardiono. Selanjutnya praktik zikir yang dilakukan para anak yatim piatu dengan dibimbing anggota Patrap Puri Gumuk Merang. Mereka membimbing anak yatim piatu untuk mengambil sikap zikir sempurna, yaitu sikap orang yang berserah diri kepada Allah secara total. Menggantungkan hidupnya dan matinya hanya diperuntukkan kepada Allah.

“Sikap zikir sempurna ini dari zikir Rasulullah. Keadaan seperti itulah yang dimaksudkan Islam sebagai kepasrahan dan kepercayaan atas kekuasaan Allah, perlindungan, kedekatan dan kemaha-tinggian Allah diatas segala-galanya,” kata ketua panitia, Slamet Supardiono. Slamet menambahkan, selama Ramadan ini, anggota halaqohPatrap Puri Gumuk Merang selalu belajar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, setiap malam pun i’tikaf dilakukan di Puri Gumuk Merang ini.

“Tujuannya untuk sadar dalam segala keadaan, perilaku yang benar benar perilaku, maka patrap sebenarnya adalah perilaku kehidupan atau perbuatan dengan mengikutsertakan Allah Swt.,” katanya. Sementara itu, Ketua MUI Banyuwangi, KH. Hasan Dailami Ahmad mendukung halaqohPatrap Puri Gumuk Merang. Dijelaskannya, majelis binaan H. Slamet Utomo itu adalah sebuah nama untuk mengingat/zikir kepada Allah SWT. ”Mengingat Allah dengan cara patrap ini hati menjadi tenang dan mantab bersama Allah,’’ kata Dailami.(radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :