Ramai-Ramai Tolak Kenaikan Harga BBM

0
558
KECAM PEMERINTAH: Aktivis PMII berorasi menolak kenaikan harga BBM di depan kantor Pemkab Banyuwangi (kiri). Massa PDIP long march dari kantor PDIP di Jalan Jagung Suprapto menuju kantor pemkab dan DPRD.
Polisi-TNI Kawal Ketat Pendistribusian BBM ke SPBU

BANYUWANGI – Unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pecah di Banyuwangi kemarin. Demo kali ini sedikitnya diikuti 1.000 orang. Pendemo berasal dari kader PDI Perjuangan, Partai Hanura, aktivis PMII Cabang Banyuwangi, dan para buruh dari Muncar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Partai Gerindra tak mau kalah. Mereka juga ikut menggelar aksi menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM mulai 1 April 2012 itu. Hanya saja, partai bentukan mantan Pangkostrad Letjend (pur) Prabowo Subianto itu memilih menggelar mimbar bebas di depan sekretariatnya di Jalan Agus Salim.

Penolakan rencana kenaikan harga BBM itu dimulai hampir serentak pukul 09.30. Para kader PDIP, Partai Hanura, dan buruh Muncar, bergerak dari sekretariat DPC PDIP Banyuwangi di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Mereka long march menyusuri Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Adi Sujtipto, menuju kantor pemkab dan gedung DPRD.

Hampir bersamaan dengan para kader partai politik (parpol) dan buruh, sekitar 100 aktivis PMII cabang Banyuwangi juga bergerak dari sekretariatnya di Jalan Agus Salim menyusuri Jalan Adi Sutjipto dan Jalan Ahmad Yani menuju kantor bupati Banyuwangi.

“Menaikkan harga BBM akan merusak urat nadi rakyat,” sebut Ketua PMII Cabang Banyuwangi, Dalail Choirot. Puas menggelar orasi di depan kantor bupati, para aktivis PMII bergerak menuju gedung DPRD di Jalan Adi Sutjipto untuk bergabung dengan para kader PDIP, Partai Hanura, dan para buruh Muncar.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last