Rela Jalan Kaki 15 Km, Sehari Dapat Rp 12 Ribu

0
713
Slamet mencari sisa paku dan besi tua untuk dijual ke pengepul di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, siang kemarin (18/9).
Slamet mencari sisa paku dan besi tua untuk dijual ke pengepul di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, siang kemarin (18/9).

Sisa paku dan besi tua mungkin tidak berguna bagi kebanyakan orang. Namun, berbeda dengan Slamet Hariyadi, 55, warga Lingkungan Bulusan Utara, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro ini. Setiap hari, Slamet mengumpulkan sisa-sisa besi tua yang terdapat di tempat sampah maupun pinggir jalan raya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KRIDA HERBAYU, Kalipuro

TIDAK ada kata lelah bagi Slamet Hariyadi. Dia harus bisa mendapatkan besi tua agar dapat menyambung hidupnya untuk membeli kebutuhan pokok setiap harinya. Slamet mengaku jika saat ini dirinya hanya tinggal sebatangkara di rumah kecilnya yang ada di permukiman padat penduduk dekat dengan pantai Bulusan Utara.

Sebagai pencari besi tua, Slamet hanya berbekal rangka sepaniang setengah meter dengan ujung yang sudah diberi magnet. Dengan berbekal tongkat itulah dirinya mulai mengais rezeki di bawah terik sinar matahari.

Setiap hari, Slamet harus menyisir tepi jalan untuk mengumpulkan paku yang berserakan di bahu jalan. Selain itu, Slamet harus memeriksa setiap tempat pembuangan sampah untuk mencari sisa besi tua yang bagi orang lain tidak bermanfaat.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last