Rp 250 Ribu untuk Pedagang Sayur

0
334
PEMBUKAAN: Jajaran muspida dan TP PKK Banyuwangi memukul kentungan sebagai tanda dibukanya kegiatan BBGRM.

SINGOJURUH – Pedagang sayur keliling atau biasa disebut mlijoan yang didominasi perempuan, memiliki arti penting bagi masyarakat yang bermukim jauh dari pasar. Meski hanya bermodal sepeda dan tempat sederhana untuk mena- ruh dagangan (tobos), mereka tetap bersemangat menjajakan dagangannya hingga pelosok.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Nah, sebagai bentuk apresiasi terhadap para pedagang mlijoan tersebut, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan modal cuma–cuma sebesar Rp 250.000 per orang. Bantuan itu diserahkan langsung Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi, Ny. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, dan Bupati Abdul- lah Azwar Anas kepada 25 orang perempuan pedagang sayur keliling dalam puncak pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat   (BBGRM) IX dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-40 Kabupaten Banyuwangi tahun 2012 di Lapangan Desa Singojuruh (30/5) kemarin.

Loading...

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dani Azwar Anas mengaku kagum kepada para perempuan yang memiliki banyak peran dalam rumah tangga. Sebab, selain sebagai ibu rumah tangga, mereka juga menjadi penopang ekonomi keluarga. “Saya mengerti perjuangan ibu-ibu memang berat tapi saya minta agar ibu-ibu pantang menyerah dan tetap semangat dalam menjalani semua aktivitas,” harapnya Sementara itu, Asma, salah satu pedagang sayur keliling yang menerima bantuan, mengaku senang atas bantuan modal cuma–cuma itu.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Kebakaran Gunung Ranti Merembet ke Gunung Ijen