Rumah Bacakades Kelir Nur Hariri Dilempar Batu

0
785
Bacakades Nur Hariri (songkok hitam) dibantu warga membersihkan pecahan kaca yang dilempar orang tak bertanggung jawab di Dusun Krajan, Desa Kelir, Kalipuro, Minggu (15/10).
Bacakades Nur Hariri (songkok hitam) dibantu warga membersihkan pecahan kaca yang dilempar orang tak bertanggung jawab di Dusun Krajan, Desa Kelir, Kalipuro, Minggu (15/10).

KALIPURO – Aksi teror terjadi jelang seleksi tujuh Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Kelir, Kecamatan Kalipuro, Sabtu malam (14/10). Rumah Nur Hariri dilempar batu oleh pria misterius hingga mengenai kaca jendela dapurnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pecahan kaca yang berantakan baru dibersihkan Minggu kemarin (15/10). Menurut Nur Hariri, teror tersebut terjadi pukul 18.30 atau setelah salat Magrib. Saat itu, dia berada di ruang tamu bersama tetangganya, Marjo. Keduanya kemudian mendengar suara kaca pecah.

Loading...

“Saya kira itu gelas pecah, setelah saya lihat ternyata jendela dapur yang berantakan,” ungkap alumni Ponpes Syalafiyah Syafi`iyah Sukorejo Situbondo tersebut.

Mantan ketua BEM Untag 45 Banyuwangi itu mengaku dirinya memang mengikuti bursa Bacakades di desanya. Namun, dia enggan berkomentar jauh saat disinggung apakah aksi teror ada kaitannya dengan pilkades di Kelir.

“Kerugiannya tidak terlalu besar. Untuk kasus ini cukup menjadi catatan dan tidak saya laporkan ke polisi,” ujarnya. Dia menegaskan, apabila aksi teror benar-benar ada kaitannya dengan pilkades, maka diharapkan akan bertarung sehat seperti adu program kerja.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2