Run Way Tambah 500 Meter

0
449
BUTUH KERJA KERAS: Pesawat Merpati mendarat mulus di Bandara Blimbingsari, Rogojampi

Disokong APBN, Pesawat Boeing Bisa Mendarat


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Perjuangan dan kerja keras Bupati Abdullah Azwar Anas memperpanjang run way (landasan pacu) Bandara Blimbingsari membuahkan hasil. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengucurkan dana untuk menambah run way sepanjang 500 meter.

Saat bertemu tokoh lintas agama di Hotel Tanjung Asri Rabu (11/4), Bupati Anas menyampaikan rencana pembangunan run way sepanjang 500 meter itu.
Selama proses pembahasan APBN perubahan 2012, Bupati Anas mengaku “pindah kantor” ke Jakarta.

Salah satu misinya, berjuang agar anggaran pembangunan lanjutan sarana dan prasarana bandara dalam APBN turun . “ Alhamdulillah , berkat doa seluruh rakyat dan para pemuka agama, perjuangan itu berhasil,” ungkap Bupati Anas.


Lantaran anggarannya sudah berhasil masuk dalam pengesahan APBN perubahan, lanjut Bupati Anas, memperpanjang run way sepanjang 500 meter akan dilaksanakan tahun 2012. Selain kegiatan yang didanai APBN, tahun ini juga ada penambahan beberapa sarana bandara yang didanai APBD.

Dengan lolosnya anggaran perpanjangan run way dalam APBN perubahan, maka tidak lama lagi Bandara Blimbingsari dapat didarati pesawat Boeing. Saat ini, Bandara Blimbingsari memiliki panjang run way 1.400 meter. Dengan penambahan 500 meter, maka run way-nya akan menjadi 1.900 meter. Dengan
panjang run way 1.900 meter, sudah dapat didarati pesawat jet. “Ini sebagai ikhtiar kita untuk membuka isolasi Banyuwangi,’’ tegasnya.

Pembangunan ekonomi Banyuwangi butuh kerja keras dan inovasi cerdas untuk membuka isolasi yang berlangsung lama. Dari arah Jember, Banyuwangi dipisahkan Gunung Kumitir, dan dari arah utara dipisahkan hutan Baluran. Pada kesempatan itu, Bupati Anas menyampaikan progres pembangunan ekonomi Banyuwangi dalam dua tahun terakhir.

Laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Banyuwangi berada pada level tujuh persen lebih. Angka ini, kata Bupati Anas, jangan membuat kita puas dan berdiam diri. Ke depan Banyuwangi perlu kerja keras guna mengatasi sejumlah keterbelakangan yang menjerat rakyat.

Agar pertumbuhan ekonomi Banyuwangi terus meningkat, Bupati Anas mengajak tokoh agama mempertahankan keamanan dan kenyamanan inestasi di Banyuwangi. Tahun lalu, Banyuwangi berada di ranking 31 dalam hal minat investasi di Jatim. Tahun 2012, Banyuwangi sudah berada pada ranking 3 setelah Gresik dan Sidoarjo.

Dalam hal realisasi investasi, Banyuwangi berada pada ranking 10 besar Jatim, yakni ranking 7. “Ayo kita bersama-sama menjaga dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan berinvestasi,” ajaknya. (radar)