Sehektare Sabut Kelapa Kobong

0
473
PANAS: Sejumlah pekerja membersihkan bahan-bahan yang terbakar di dalam gudang sabut kelapa di Dusun Krajan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kemarin.
PANAS: Sejumlah pekerja membersihkan bahan-bahan yang terbakar di dalam gudang sabut kelapa di Dusun Krajan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kemarin.

ROGOJAMPI – Kebakaran dahsyat terjadi di sebuah gudang penyimpanan serat sabut kelapa di Dusun Krajan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa malam kemarin (31/7). Api diketahui pertama kali berkobar sekitar pukul 19.30 Selasa kemarin. Hingga Rabu siang kemarin (1/8), api di dalam gudang yang luas itu masih belum berhasil dipadamkan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hasil pengamatan Jawa Pos Radar Banyuwangi di lokasi kejadian menyebutkan, gudang yang terbakar ada dua unit. Di gudang sebelah barat, si jago merah masih terus membakar tumpukan sabut kelapa. Kepulan asap terus membumbung di langit-langit gudang yang sudah tampak gosong itu. Di gudang yang lain, sejumlah petugas pemadam kebakaran terus menyemprotkan air ke tumpukan sabut kelapa.

Sebab, masih banyak tumpukan yang mengepulkan asap. Untuk memadamkan api tersebut, beberapa unit mobil pemadam kebakaran (damkar) di terjunkan ke lokasi. “Memang sulit kalau kayak gini, bahannya cepat menjalar,” jelas Ahmad Ridwan, petugas pemadam kebakaran, siang kemarin. Menurut Ridwan, semua unit mobil damkar sudah di terjunkan ke lokasi kebakaran. Selain itu, mobil damkar milik PT. Pelindo dan mobil penyemprot air milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga membantu pe madaman api.

Loading...

’’Kita punya lima mobil, dari Pelindo satu dan DKP dua unit. Tapi sampai sekarang (siang kemarin) belum padam total. Itu di sana api masih ada,” ujarnya sambil menunjuk tumpukan sabut kelapa yang terbakar. Ridwan menjelaskan, tim pemadam kebakaran sudah berusaha agar pemadaman cepat berakhir. Bahkan, mobil damkar harus bolak-balik meng ambil air.

’’Yang stand by di sini dua, yang lain ambil air. Mulai tadi malam mungkin sudah 100 kali bolak-balik ke sini,’’ je lasnya. Kapolsek Rogojampi, Kompol Bagio SP mengatakan, gudang ter sebut adalah milik Ami Santoso, 60. Saat kejadian, pe mi lik gudang tengah tidak berada di tempat. “Waktu kebakaran, pemiliknya tak ada di rumah,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2