Selalu Stand By, Bisa Prediksi Potensi Bencana

0
415

Tidak banyak yang mengetahui profesi satu ini.  Namun, peran seorang prakirawan cuaca sangat dibutuhkan. Bahkan, penting di tengah-tengah aktivitas masyarakat. Terutama bagi aktivitas yang bergantung pada faktor cuaca. -GILANG GUPTA, Banyuwangi-


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SEBUAH tampilan pergerakan angin terpampang di layar monitor ukuran 17 inch. Di depannya tampak seorang lelaki yang mengamati gambar tersebut dengan serius. Sesekali dia membuka file-file lain untuk keperluan prakiraan cuaca.

Dia adalah Anjar, prakirawan stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi. Setiap bertugas, dia harus selalu stand by di depan monitor untuk mengamati cuaca di Kabupaten Banyuwangi. Tugas tersebut terkesan sepele. Namun, fungsinya sangat penting. Sebab, fenomena alam selalu berubah-ubah, yang tentu tanpa pemberitahuan. “Meskipun musim hujan, seperti sekarang ini, kadang-kadang cuaca di siang hari panas. Fenomena seperti itulah yang menjadi tugas kami.

Kita harus selalu mengamati untuk memprediksikan cuaca,” terangnya kepada RaBa. Anjar mengaku, dulu dia tidak pernah membayangkan profesi yang digeluti saat ini. Sebab, awalnya dirinya tidak begitu tertarik dengan cuaca. “Dulu, saya tidak tahu dan tidak begitu tertarik dengan perkembangan cuaca. Tapi ternyata sekarang bekerja mengamati cuaca,” cerita Anjar .

Menjadi seorang prakirawan cuaca, kata Anjar, memiliki tanggung jawab besar.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Jelang Natal & Tahun Baru 2020, PT KAI Daop 9 Pantau Titik-Titik Rawan