Semua Berawal dari Coba-Coba

0
380
CARI NADA: Setelah di stam, maka biola akan dicoba untuk mencari nada yang sesuai.
CARI NADA: Setelah di stam, maka biola akan dicoba untuk mencari nada yang sesuai.

DIAKUI atau tidak, peminat biola masih ter golong sedikit dibanding peminat alat musik yang lain. Misalnya gitar, drum, dan sebagainya. Namun, justru di situlah letak eksklusivitas alat musik yang juga dikenal dengan istilah violin tersebut. Entah kebetulan atau karena faktor eksklusivitas tersebut, rata-rata penghobi biola berasal dari kalangan menengah ke atas.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tak heran, para penghobi biola rela merogoh kocek hingga jutaan rupiah un tuk “membawa pulang” alat musik kegemaran mereka itu. Peluang bisnis yang cukup menjanjikan itu lantas coba “diselami” Haidi Bing Slamet, 31, warga Dusun Krajan, RT 01/RW I, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Berbekal keterampilan memainkan salah satu alat musik dawai yang di mainkan dengan cara digesek tersebut, Haidi lantas mencoba mengkreasi sendiri sebuah biola sekitar sepuluh tahun silam. Cukup lama Edi sapaan karib Haidi bergelut dengan kesibukan membuat biola.

Loading...

Apalagi, dalam mengkreasi alat musik yang memiliki empat senar dengan nada G-D-A-E, itu dia tidak dibimbing seorang mentor alias otodidak. Namun, berkat kerja keras, keuletan, dan ketelatenan yang luar biasa, akhirnya Edi mampu merampungkan pengerjaan satu unit biola. Tanpa dinyana, buah kreativitas Edi itu mengundang atensi sejumlah kalangan. Apa lagi, Edi bergabung di salah satu grup kesenian gandrung di Desa Kemiren.

Maka, ketika mentas dari satu desa ke desa yang lain, pria berperawakan tinggi besar ini memilih menggunakan biola hasil karyanya sendiri. Karena itu, kabar ke mahiran Edi mengkreasi biola semakin cepat menyebar di seantero Banyuwangi, terutama di kalangan seniman. Sejak saat itu, pesanan biola mulai mengalir ke padanya. Pada perkembangan selanjutnya, pesanan yang da tang kepada Edi tidak melulu berasal dari para pelaku seni.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2