Sepi Pembeli, Omzet Pasar Ramadan Turun 30 Persen

0
543


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Sejumlah pedagang Pasar Ramadan yang tersentral di Jalan Diponegoro depan Gesibu Blambangan mulai merasakan sepinya penjualan. Bahkan, omzet para pedagang tahun ini diprediksi turun sekitar 30 persen.

Panitia Pasar Ramadan M. Anwar mengatakan, pasar ini merupakan kegiatan jual-beli yang rutin digelar selama bulan Ramadan. Kegiatan Pasar Ramadan tersebut beroperasi setiap hari dengan menjual berbagai kebutuhan seperti bahan kebutuhan pokok, kue, busana atau konveksi, seperti sandal, sepatu, tas, dan bahan kebutuhan lainnya.

Sejak dibuka pada 17 Mei lalu hingga kini antusiasme masyarakat terhadap Pasar Ramadan lumayan ramai. Hanya saja, untuk transaksi jual-beli masih cukup lesu. “Jika dibandingkan tahun lalu, masih ramai tahun lalu. Pengunjung banyak yang datang, tapi yang beli sedikit,” ungkapnya.

Jika dikalkulasi, jumlah transaksi pedagang Pasar Ramadan turun sekitar 30 persen. Turunnya transaksi jual beli di Pasar Ramadan tersebut diduga dipengaruhi banyak faktor. Namun, faktor yang paling mendominasi karena momen Ramadan kali ini bersamaan dengan tahun ajaran baru. Sehingga tidak sedikit dari orang tua yang memilih pengeluaran untuk biaya masuk sekolah, ketimbang untuk membeli barang kebutuhan Lebaran.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last