Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Sosial  

Siswi MI Minggat

CEMAS: Nenek korban (kiri) menunjukkan foto Bella, dan ayahnya mengecek SMS di HP putri, kemarin (15/3).
Dibawa Kabur Kenalan Facebook

PURWOHARJO – Peringatan bagi kalangan orang tua agar mengawasi buah hatinya. Jika lengah, peristiwa seperti yang dialami Nabila Alvionita, 12, bisa terulang.

Bocah yang masih duduk di bangku kelas VI, salah satu Madrasah Ibtidaiah (MI) di Kecamatan Purwoharjo itu kabur dari rumahnya di Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, sejak Sabtu pekan lalu (10/3). Diduga kuat, gadis cilik yang biasa disapa Bella itu kabur bersama laki-laki yang dikenal lewat Facebook.

Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, seharihari Bella tinggal bersama Sriyani, 50, neneknya. Sebab, kedua orang tuanya, yakni pasangan suami istri (pasutri) Sabrowi, 40, dan Rita Diana, 30, sama-sama bekerja di luar daerah.

Sabrowi merantau ke Bali, sedangkan Rita bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Taiwan. Di kalangan kerabat, Bella dikenal sosok pendiam. Selain pergi ke sekolah, seharihari dia hanya berdiam diri di rumah seraya mengutak-atik laptop (komputer jinjing) atau handphone (HP).

“Bella cenderung tertutup. Dia tidak pernah menceritakan, apa yang dia alami kepada saya,” sesal Sriyani saat dikonfirmasi RaBa di rumahnya, kemarin (15/3). Sriyani menambahkan, Sabtu setelah salat subuh, dia melihat Bella duduk di kursi ruang keluarga seraya menonton televisi. Lantaran cucu kesayangannya itu nyaris tidak pernah bangun tidur di bawah pukul 05.00, Sriyani penasaran.

Dia bertanya mengapa Bella sudah bangun pada jam 04.00. “Saat itu, dia (Bella)
mengaku tidak bisa tidur,” kenangnya. Setelah itu, Sriyani masuk ke kamar lagi.
Bak disambar petir, saat keluar kamar pukul 04.30, nenek itu tidak mendapati cucunya di ruang tengah maupun kamarnya. Sriyani hanya mendapati televisi yang masih menyala dengan suara keras.

Rupanya, Bella sudah pergi dari rumah. “Saya tidak tahu kapan dia keluar rumah. Sebab, Bella sengaja mengeraskan suara televisi. Mungkin itu sengaja dia lakukan agar saat membuka pintu tidak terdengar,” duganya. Sriyani semakin kelabakan setelah mencari di sekeliling rumah, namun tidak menemukan Bella.

Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dia lantas melapor kepada petugas Polsek Purwoharjo. Sriyani juga menghubungi Sabrowi, yang kala itu berada di Bali. Menurut Sabrowi, putri kesayangannya itu pergi sambil membawa sebuah HP dan laptop. HP yang lain ditinggal di rumahnya.

“Saat saya cek, saya mendapati SMS (short message service) berlangganan dari Facebook. Bahkan tiga hari pasca kepergian Bella, masih ada SMS masuk dari nomor Facebook berlangganan, yakni 32665. “Isinya, klik untuk melihat foto Willy di Facebook,” beber pria berambut panjang itu.

Temuan itulah yang membuat keluarga korban yakin, Bella kabur dari rumah bersama Willy. Hal itu diperkuat pengakuan beberapa teman sekolah korban, yang mengaku Bella sering bercerita memiliki pacar bernama Willy. Umurnya sudah 24 tahun dan tinggal di Pasuruan.

“Dari riwayat panggilan di HP putri saya, panggilan keluar terakhir yang dia lakukan ya kepada Willy. Saya benar-benar khawatir terjadi apa-apa pada diri Bella. Sebab, sampai saat ini (kemarin, Red) dia tidak pulang. HP-nya juga tidak bisa dihubungi,” jlentreh Sabrowi.

Dikonfirmasi di markasnya kemarin, Kapolsek Purwoharjo, AKP Trijoko melalui Kanitreskrim Aiptu Wiknyo Asmoro membenarkan telah menerima laporan dari keluarga korban. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” terangnya.

Wiknyo mengaku telah memintai keterangan beberapa saksi, termasuk nenek korban. “Kami juga akan menelusuri ke sekolah Bella, untuk menggali keterangan dari rekan-rekannya, terutama yang mengetahui akun  Facebook milik Bella. Sebab, berdasar pengakuan beberapa saksi, dimungkinkan korban pergi tanpa pamit dari rumah bersama kenalannya di Facebook. Makanya kami akan mendalaminya lebih lanjut, untuk memastikan dugaan tersebut, ” paparnya. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE