Sopir Ngantuk, Pikap Nyemplung Sungai

0
497
Mobil pikap yang masuk ke sungai Pekalen Sampean Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo oleh warga dievakuasi, kemarin (19/11).

BANGOREJO –  Mobil pikap Mitsubishi T 120SS dengan nomor polisi P 8726 VQ yang disopiri Randi, 22, warga Desa Sembulung, Kecamatan Cluring terjun bebas ke sungai Pekalen Sampean, tepatnya dekat pintu air KBH 6, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo kemarin (19/11).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal itu. Sopir pikap, Randi hanya mengalami luka ringan. Hanya saja, kondisi mobil pikap yang masuk ke sungai itu penyok di bagian kap depan, dan kaca depan copot.

Kecelakaan mobil pikap yang sempat membuat arus lalulintas macet itu, bermula saat mobil yang disopiri Randi ini meluncur dari arah barat. Mobil itu berjalan terlalu ke kiri hingga keluar dari badan jalan. “Jalannya terlalu minggir, ini ada bekasnya,” terang Bndiono, salah satu warga setempat.

Dugaan sementara, terang dia, sopir mobil itu tidak sadar kalau kendaraannya terus melaju meski sudah keluar dari badan jalan. Bahkan, mobil itu sempat menabrak pohon yang ada di pinggir jalan dan akhirnya masuk ke sungai. “Sopirnya memang mengantuk,” terang Edy, 37, salah satu kerabat sopir pikap, Randi.

Menurut Edi, saat kecelakaan itu mobil pikap yang disopiri Randi itu baru dari Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. “Tadi malam (kemarin malam) baru mengantar barang, jadi masih nnengantuk,” ungkapnya seraya menyebut kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.00.

Sementara itu, Randi yang menjadi sopir pikap dan selamat berhasil ditolong warga dan langsung pulang. Sedang proses evakuasi, dilakukan warga bersama kerabat Randi. Proses evakuasi itu sempat menjadi tontonan warga hingga membuat arus lalulintas macet total.

Kapolsek Gambiran, AKP I Ketut Redana melalui Kanit Lantas Ipda Nanang Wardana, mengatakan kecelakaan yang menimpa mobil pikap itu kecelakaan tunggal yang diduga karena sopirnya mengantuk.

“Kalau mengantuk langsung minggir saja, istirahat sepuluh menit atau sampai ngantuknya hilang, baru lanjut lagi,” ungkapnya.(radar)

Loading...

Baca Juga :