Beranda Sosial Sopir Truk Blokade Pintu ASDP

Sopir Truk Blokade Pintu ASDP

0
69
Foto: Radar Banyuwangi Jawa Pos

BANYUWANGI – Penolakan wajib rapid test di kalangan sopir truk pengangkut logistik tujuan Bali kembali mencuat. Ratusan sopir mulai angkutan L300 hingga truk besar melakukan unjuk rasa pada Jumat (26/6/2020) sore. Mereka mendesak pemerintah meniadakan kebijakan rapid test bagi sopir truk pengangkut logistik.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, aksi demo kali ini lebih terencana. Sebelum bergerak menuju Pelabuhan ASDP Ketapang, mereka menggelar aksi damai di Terminal Sritanjung sembari membentangkan spanduk berisi desakan agar Pemprov Bali mencabut aturan wajib rapid test bagi sopir logistik.

Setelah 2 jam menggelar aksi damai, ratusan sopir bergeser ke arah pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang. Mereka memblokade pintu masuk ASDP Ketapang. Di sana para sopir kembali melakukan unjuk rasa. Sebagian sopir berorasi menuntut agar aturan rapid test bagi mereka dihapuskan.

Aturan tersebut dianggap memberatkan, terutama bagi sopir yang harus membayar rapid test secara mandiri.

“Tuntutanya masih sama, mereka menuntut penghapusan aturan rapid test,” kata Kepala Seksi (Kasi) Rekayasa dan Sarana Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi Tanto Sujono.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Loading...

error: Uppss.......!