detik.com
Kasus penemuan bayi laki-laki dalam kardus mi instan di Kecamatan Glagah, Banyuwangi masih diselidiki. Terbaru, polisi kini mendalami surat wasiat yang diduga ditulis dari orang tua bayi ditemukan.
Penulis surat wasiat tersebut mengaku sebagai ibu bayi. Dalam surat tersebut, ibu bayi meminta maaf dan agar tidak diviralkan. Ibu bayi juga meminta agar anaknya dirawat.
Kapolsek Glagah Iptu Edi Jaka Supaat membenarkan penemuan surat wasiat ibu bayi tersebut. Ia mengaku telah mengamankan secarik kertas tersebut sebagai barang bukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dalam surat tersebut disebutkan bahwa bayi sengaja dititipkan kepada keluarga pelapor. Bayi itu diberi nama Muhammad Rayyan Pratama, lahir pada 28 November 2025,” jelas Edi, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Edi, bayi yang sempat dibawa ke klinik tersebut kondisinya kian sehat. Sedangkan pihaknya masih penyedilikan untuk menemukan siapa pembuang bayi malang itu.
Sebelumnya, sesosok bayi laki-laki ditemukan depan teras rumah Sutikno (70). Bayi tersebut pertama kali diketahui oleh anak Sutikno bernama Ferdy Tri Ananta (18) pada Kamis (14/1/2025) malam.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Glagah. Untuk memastikan kondisi kesehatannya, polisi langsung membawa bayi ke klinik terdekat. Selain perlengkapan bayi, di dalam kardus mi instan juga ditemukan secarik surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh ibu sang bayi.
Berikut isi surat wasit yang diduga ibu bayi:
Assalamualaikum wr wb
Bu sebelumnya saya minta maaf ya. Saya harap ibu menerimanya. Saya minta tolong ya bu, tolong rawat anak saya, mungkin ini jalan yang terbaik bu, dari pada anak saya digeletakkan di jalan mending saya titipkan ke ibu. Saya memang salah bu tapi ga ada cara lain, mungkin ini memang jalan yang terbaik. Sekali lagi rawat anak ini ya bu.
Tanggal lahir anak ini 18 November 2025
Namanya Muhammad Rayyan Pratama
Dan satu lagi jangan diviralkan ya bu. Terima kasih
Jangan diviralkan minta tolong
rawat anak ini seperti anak kandung ibu sendiri.
(ihc/abq)








