Tangkap Edi Laksono, Kapolda Jatim Dipraperadilankan

0
416

BANYUWANGI – Penangkapan dan penahanan Edi Laksono yang diduga sebagai salah satu pelaku perusakan fasilitas PT. Bumi Sukses lndo (BSI) menuai masalah. Lewat kuasa hukumnya, pihak keluarga langsung melayangkan gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka pria yang akrab disapa Edi Las tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Berkas gugatan yang dialamatkan kepada Kapolda Jawa Timur itu sudah sampai ke Pengadilan Negeri Banyuwangi dengan register perkara 01/PN.PRA/2016/PN.BWI. Dalam keterangan yang disampaikan kuasa hukum pemohon, Mohamad Amrullah, ada beberapa sebab pihak keluarga menggugat penangkapan dilakukan atas Edi Las.

Amrullah menjelaskan, pada 4 Januari 2016 atau tujuh hari pasca penangkapan pihak keluatga belum menerima surat penahanan dari Polda Jawa Timur. Padahal, semestinya jangka waktu penangkapan paling lama adalah satu hari atau 24 jam.

Sehingga, batas waktu Edi Las ditangkap seharusnya 30 Desember 2015. Apabila dalam waktu lebih dari 24 jam Edi Las diperiksa sebagai tersangka, maka semestinya dia berhak dibebaskan,” beber Amrullah. Ditambahkan, dalam Kitab Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP) Pasal 19 ayat 1 dijelaskan lebih rinci.

Sesuai pasal itu, maka dalam perkara tersebut Polda Jawa Timur telah melakukan tindakan sewenang- wenang yang sangat merugikan Edi Las dan keluarga. Terlebih lagi, penahanan Edi Las tanpa surat penahanan merupakan pelanggaran HAM.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last