Tegalarum Angkat Olahan Sambal Kacang

0
409

tim-video-kreatif-mengambil-gambar-di-halaman-kantor


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SEMPU-Dalam lomba video kreatif yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan  Pemerintah Desa (BPM-PD), tim video kreatif dari Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, selama dua hari ini melakukan pengambilan gambar.

Tim video kreatif yang dikomandani Sekretaris Desa (Sekdes), Bambang Pamuji itu mengambil gambar sejumlah pelaku industri rumahan atau home industry. “Di desa kami banyak home industry yang berkembang  pesat,” cetus ketua tim video  kreatif Tegalarum, Bambang Pamuji.

Beberapa home industri yang diikutkan dalam lomba video kreatif itu, terang dia, di antaranya produksi gula kelapa (gula merah). “Seluruh tahapan mulai memanjat pohon kelapa, mengambil nira hingga di masak menjadi gula merah, semua  kita tampilkan secara apik,” ujarnya.

Selain industri pengolahan gula kelapa, terang dia, potensi lain yang tidak dimiliki desa lainnya  industri pengolahan makanan  olahan, seperti roti kacang, bolu  kuwuk, dan opak gulung. Saat  ini, sentra industri makanan olahan rakyat itu sudah berhasil menembus pasar modern.

“Potensi makanan olahan berkembang cukup pesat, dan itu mampu menyerap tenaga kerja dari warga di Desa Tegalarum,” jelasnya. Pamuji menyebut, home industri lain yang juga termasuk potensi unggulan Desa Tegalarum, itu  adalah olahan sambal kacang.

Industri ini cukup terkenal karena mampu menyuplai kebutuhan sambal kacang yang disajikan dalam berbagai menu masakan, seperti nasi pecel dan makanan lain yang membutuhkan sambal  kacang. “Tiga pelaku industri berada di Dusun Ndarungan,  dan satu lainnya berada di Dusun  Tegalyasan, ”sebut Kepala Desa  Tegalarum, Ahmad Turmudzi.

Agar kinerja tim video kreatif itu maksimal, selama dua hari ini bekerja  serius yang didukung dengan peralatan tiga kamera sekaligus. “Tim juga kami saran kan untuk mengambil pelayanan  publik smart kampung di kantor desa, dan lokasi suasan kantor desa yang bersih, sejuk, dan asri,” kata  Turmudzi.(radar)

Loading...

Baca Juga :