Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Terapkan Tranformasi Digital, 5 RS di Banyuwangi Raih Penghargaan Bintang 3 dari BPJS Kesehatan

terapkan-tranformasi-digital,-5-rs-di-banyuwangi-raih-penghargaan-bintang-3-dari-bpjs-kesehatan
Terapkan Tranformasi Digital, 5 RS di Banyuwangi Raih Penghargaan Bintang 3 dari BPJS Kesehatan

ngopibareng.id

Banyuwangi Rabu, 11 Februari 2026 12:36 WIB

BPJS Kesehatan kembali memberikan apresiasi bagi fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Banyuwangi yang telah melakukan transformasi digital. Penghargaan Bintang 3 tersebut merupakan apresiasi dari Direktur Teknologi Informasi (TI) BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan.

Penyerahan penghargaan ini dilakukan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, drg. Muhammad Masrur Ridwan, pada acara Evaluasi Layanan Rumah Sakit, Selasa, 10 Februari 2026.

Di Banyuwangi ada lima rumah sakit yang menerima penghargaan Bintang 3, yakni RS Nahdlatul Ulama, RS Al Rohmah, RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, RS Bakti Mulia, dan RS Fatimah.

Masrur menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas inisiasi dan akselerasi yang telah diupayakan oleh lima rumah sakit tersebut dalam mengimplementasikan inovasi digital pada layanan kesehatan di era JKN. Diantaranya, integrasi Sistem Antrean Online, Sistem Klaim, E-Sep, Finger Print, dan Frista.

Beberapa inovasi digital tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan peserta JKN untuk mempermudah akses layanan kesehatan di rumah sakit mengingat tingginya animo masyarakat terutama di era digital.

“Inovasi digital menjadi sebuah kebutuhan esensial bagi peserta JKN dalam rangka menciptakan simplifikasi layanan yang terdigitalisasi serta paperless,” ujar Masrur.

Sebagai contoh, E-SEP (Surat Eligibilitas Elektronik) akan memudahkan peserta JKN karena tidak perlu lagi membawa dokumen rujukan pada saat hendak mengakses layanan rawat jalan di Poli RS, maupun rawat inap. Peserta cukup melalui rujukan online yang tersistem dan tersambung secara digital antar Fasilitas Kesehatan.

E-SEP telah didukung oleh validasi sidik jari dan rekam wajah pasien sehingga dokumen eligibilitas tidak lagi memerlukan tanda tangan basah oleh pasien karena sudah terotomasi dari proses digitalisasi tersebut.

Masrur menegaskan, adaptasi dengan digitalisasi layanan publik adalah sebuah keniscayaan, termasuk RS sebagai mitra kerja BPJS Kesehatan.

“Oleh karena itu BPJS Kesehatan memberikan penghargaan bintang tiga kepada kelima RS ini sebagai apresiasi, khususnya kepada manajemen RS yang telah berupaya mengedepankan digitalisasi untuk kemudahan sistem dan kecepatan layanan administrasi di RS, tiada lain bertujuan demi meningkatkan kepuasan peserta JKN,” ungkap Masrur.

Baca Juga

Penghargaan ini, diharapkan menjadi motivasi bagi Rumah Sakit lain di Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo untuk senantiasa terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi di bidang kesehatan di masa mendatang.

“Tantangan bagi kita semua adalah mewujudkan sistem layanan JKN yang terdigitalisasi dan terotomasi demi menyajikan kemudahan layanan bagi Peserta JKN, dengan kolaborasi dan komunikasi yang positif bersama mitra kerja dan stakeholders tentu kami optimis harapan tersebut akan terwujud,” pungkasnya.

Like