Tergantung Kejujuran Siswa dan Orang Tua

0
386

BANYUWANGI – Program kendali belajar akan diberlakukan bagi semua siswa mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Program tersebut akan diterapkan bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2012 mendatang.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pada upacara Hardiknas nanti, Bupati Abdullah Azwar Anas akan me-launching tiga program Dinas Pendidikan. Setelah di-launching, Dinas Pendidikan akan menyebarkan buku kendali kepada semua sekolah untuk dibagikan kepada semua siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihtiyono menjelaskan, tiga program kendali itu akan dituangkan dalam bentuk peraturan bupati (Perbup). Meski ada kewajiban belajar selama satu jam dan larangan nonton televisi, namun dalam perbup itu tidak mengatur soal sanksi.

Program kendali belajar itu, ungkap Sulihtiyono, merupakan bagian dari pembangunan pendidikan karakter bagi siswa. Karena itu, suksesnya program kendali belajar itu tergantung dengan kejujuran siswa dan orang tua. Buku kendali itu, tegas Sulihtiyono, akan berfungsi untuk mengontrol belajar siswa di rumah.

Dalam rentang waktu 24 jam, kegiatan belajar siswa akan diketahui dalam buku kendali itu. Buku kendali itu, setiap hari harus diserahkan diserahkan kepada wali kelas masing-masing sekolah. Sebelum diserahkan ke wali kelas, buku itu harus diketahui oleh orang tua. “Apakah siswa sudah melaksanakan kewajiban belajar selama satu jam atau tidak akan diketahui dalam buku kendali itu,” tegasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2