Tiga Hari Pasokan Air PDAM Mampet

0
67

Mamang-mengamati-keran-di-rumahnya-di-RT-3-RW-1,-Kelurahan-Mojopanggung,-Kecamatan-Giri,-Banyuwangi,-kemarin

BANYUWANGI – Selama tiga hari terakhir warga RT 3, RW 1, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, benar-benar merasakan susahnya tidak ada air. Akibat pasokan air dari PDAM mampet sejak Rabu lalu (23/3), warga  terpaksa menumpang mandi di rumah tetangga yang memiliki sumur.

Bahkan, tidak sedikit warga yang mandi di sungai lantaran air PDAM mampet sejak subuh hingga tengah malam. Beruntung, air pasokan PDAM kembali mengalir sejak pagi kemarin (26/3). Namun, sebagian warga masih khawatir pasokan air bersih akan mempet kembali.

Sebab, kejadian air mampet berturut-turut  selama dua atau tiga  hari tanpa peringatan sebelumnya  bukan kali ini saja terjadi. Subandi, 42, warga Mojopanggung, menuturkan kejadian mampetnya air PDAM itu sudah ketiga kalinya dalam tahun ini.

Loading...

Terkadang air tiba-tiba tidak  me ngalir di pagi hari. Padahal,  keluarganya harus menggunakan  air untuk mandi dan keperluan memasak. Yang terjadi terakhir ini, kata dia, termasuk kejadian air mampet yang paling lama.  Subandi menambahkan, air ledeng  PDAM mampet biasanya sejak  sekitar pukul 04.00.

Selanjutnya, air kembali mengalir pada pukul 22.00 sampai pukul 00.00 tengah malam. Karena penasaran, Subandi  pernah membandingkan kondisi  di sekitar rumahnya dengan perumahan tak jauh dari lokasinya. Rupanya air di perumahan tersebut tidak terganggu, bahkan lebih deras dari biasa.

“Yang saya tahu, aliran di sekitar Perumahan Kebalenan itu satu jalur dengan kami. Tetapi, waktu di sini mati, di sana ternyata lancar,” jelas Subandi. Keluhan yang sama juga disampaikan Mamang Hairuman, 38, warga Mojopanggung.

Menurutnya, kejadian air mampet sepanjang hari seperti itu tidak pernah ada pemberitahuan sebelumnya. Padahal, saat ini sedang musim hujan, karena itu air seharusnya tidak mampet seperti saat ini. “Kalau pagi sama sekali tidak mengalir. Nanti malam mengalir deras tapi tidak lama. Bulan lalu  juga terjadi seperti ini,” ujarnya.

Mamang meminta jika ada kendala, dirinya diberi tahu layaknya   pelanggan lain. Sebab, bagaimana  pun juga air meru pakan kebutuhan pokok manusia. “Dulu waktu masih bayar air ke PDAM, saya bisa  langsung lapor. Tetapi, tetap lama  penanganan nya. Sekarang saya  bayarnya di kantor kelurahan, jadi tidak sempat laporan (langsung ke  PDAM). Sekarang sudah mengalir,  tapi tidak tahu kapan mampet lagi,”  ujarnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Banyuwangi, Ayub Hidayat, saat dikonfirmasi mengatakan berdasar keterangan teknisi di lapangan  memang sebelumnya ada gangguan di sekitar wilayah Mojopanggung. Namun, gangguan  itu telah diatasi, sehingga air sudah bisa dinikmati lagi sejak  pagi kemarin (26/3).

“Nanti kita  periksa lagi. Kita lihat apakah masih ada jaringan yang bermasalah, supaya tidak macet lagi,” tegas Ayub. (radar)

loading...