Aliran Air PDAM semakin Menyebalkan

0
692

BANYUWANGI – Macetnya aliran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banyuwangi khususnya di wilayah Banyuwangi kota terus berlanjut sampai sekarang. Tentu dengan belum lancarnya aliran air PDAM itu warga  masih resah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebab, air merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.  Toha, salah satu warga Kelurahan Lateng, menuturkan saluran air di rumahnya sampai saat ini masih sangat kecil.  Bahkan, pada jam-jam sibuk, seperti pagi  dan sore, air PDAM tidak mengalir. Kalaupun mengalir, volumenya airnya sangat kecil.

”Pukul 10.00 pagi sampai sore hidup, tapi airnya sak crut. Sangat kecil sekali. Pagi  dan sore masih mati,” terangnya. Dengan matinya aliran air itu, dia terpaksa membuat sumur bor di rumahnya. Tentu tidak mudah mendapatkan air meski  menggunakan sumur bor. Dia harus ngebor tanah sedalam empat meter agar air bisa keluar.

”Keberatan sebenarnya, karena kita juga mengeluarkan biaya pembuatan sumur bor itu. Padahal, tiap bulan kita sudah bayar  tagihan ke PDAM, tapi airnya macet terus,” keluh Toha. Hal yang sama juga dialami Qowim, warga Kelurahan Lateng  lainnya.

Dia menuturkan, pelayanan PDAM saat ini sangat mengecewakan. Itu terhitung tiga tahun ke belakang. Dia juga heran dengan sering macetnya aliran air PDAM di Banyuwangi saat ini. Mengingat sumber air di Banyuwangi  cukup banyak, menurutnya,  alasan sumber air  mengering akibat kemarau sangat tidak masuk akal.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last