Tim Asal Swiss akan Datang ke Ijen

0
713
Ilustrasi

Cek Kesiapan Pembangunan Kereta Gantung


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

LICIN – Rencana pembangunan kereta gantung alias cable car di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, segera memasuki babak baru. Dalam waktu dekat tim konsultan pembangunan cable car asal Swiss bakal datang ke Banyuwangi untuk mengecek kesiapan pembangunan wahana wisata tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda, mengatakan sejauh ini rangkaian persiapan pembangunan cable car di kawasan Gunung Ijen berjalan on the track.

“Sembari menungu izin dari pemerintah pusat turun, tim konsultan, termasuk tim dari Swiss akan datang untuk melakukan pemantauan langsung ke lapangan,” ujarnya. Bramuda menambahkan, selain bakal kedatangan tim asal Swis, rangkaian proses persiapan pembangunan cable car yang lain juga terus berjalan.

Dia mengaku beberapa waktu lalu pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Pihak Kemenpar mempertanyakan keberadaan gudang untuk menopang pembangunan kereta gantung tersebut.

Tarkait dengan gudang, imbuh Bram-sapann karib Bramuda, di Banyuwangi ada kawasan pergudangan yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan peralatan yang digunakan untuk pembangunan cable car.

Loading...

“Nah, ini semua akan di suevei secara menyeluruh. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan izin segera turun,” harapnya. Menurut Bramuda, keberadaan cable care akan menjadi mesin penyedot baru wisatawan mancanegara. Semakin banyak wisatawan yang datang, maka masyarakat Banyuwangi ikut kecipratan keuntungan.

Sepati pernah diberitakan, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Darmin Nasution dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, turun turun langsung ke Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (rakor) jajaran terkait, bersama Bupati Abdullah Azwar Anas, kamis malam (10/8).

Rakor yang digelar di aula Rempeg Jogopati, kantor Pemkab Banyuwangi, itu digelar salah satunya untuk membahas pengembangan pariwisata di Bumi Blambangan, termasuk pembangunan cable car di kawasan Gunung Ijen.

Menko Perekonomian Darmin Nasurtion mengatakan, pemerintah pusat terus mendukung pengembangan ekonomi daerah. “Sinergi pusat dan daerah sangat penting untuk memastikan perekonomian tumbuh lebih baik lagi,” ujarnya.

Pariwisata menjadi salah satu prioritas pembangunan mengingat pasarnya tidak pernah turun. Bahkan di tengah kondisi perekonomian dunia yang tengah lesu sekalipun. “Pariwisata jadi kebutuhan penting, pasarnya tidak pernah turun,” kata dia.

Sementara itu, Menteri LHK, Siti Nurbaya, pihaknya telah menyusun Peraturan Menteri untuk memberi ruang kerja sama pemerintah daerah terkait pengembangan pariwisata di kawasan yang masuk ranah Keementrian LHK. “Peraturan menterinya sekarang sudah dibuat untuk memfasilitasi kerja sama-kerja sama daerah itu, paparnya.

Dia juga memastikan ikut  mengontrol rencana tersebut. “Jadi mudah-mudahan rencana ini bisa segera terealisasi. Apalagi Direktur Jenderal (Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem/KSDAE)-nya ada di sini. Harus segera ditindaklanjuti. Saya ikut mengontrol,” kata dia.

Beberapa fasilitas di kawasan Gunung Ijen yang kini sangat ramai dikunjungi wisatawan juga akan dibenahi, seperti menara telekomunisasi dan toilet. “Nanti bisa pakai pola kerja sama. Saya kira ini akan sangat  bermanfaat untuk pengembangan Ijen ke depannya,” ucapnya. (radar)

Loading...

Baca Juga :