TKI Tewas Ditabrak Mobil

0
687

MUNCAR – Satu lagi kabar duka tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Banyuwangi yang sedang bekerja di Taiwan. Sugiarti, 39, warga Dusun Krajan, RT 1, RW 1, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas Senin lalu (12/10).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sugiarti yang mengalami luka cukup serius di kepala dan beberapa bagian tubuhnya itu meninggal dunia saat akan dilarikan ke rumah sakit. “Sugiarti meninggal akibat tertabrak mobil,” cetus Ketua Warga Muslim Indonesia-Taiwan, Ikatan Keluarga Banyuwangi (WMIT-Ikawangi), Krishnadi.

Menurut Krishnadi, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.00 waktu Taiwan di daerah Xinlung Rd, Taipei. Saat kejadian, Sugiarti akan belanja kebutuhan majikannya. “Korban tertabrak dan sempat tergeletak di tengah jalan,” terangnya.

Saat kecelakaan, jelas Krishnadi, Sugiarti masih belum meninggal dunia. Oleh polisi setempat, korban akan ditolong dengan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tetapi malang, dalam perjalanan menuju rumah sakit nyawa perempuan itu tak bisa diselamatkan.

“Meninggal sebelum sampai rumah sakit,” cetusnya. Data yang ada, terang dia, Sugiarti sudah 10 tahun bekerja di Taiwan. Selama bekerja itu, Sugiarti melanjutkan pendidikan di salah satu Universitas Terbuka di Taiwan.

Sugiarti berangkat ke luar negeri melalui salah satu perusahaan pengerah tenaga kerja di Kabupaten Malang. “Statusnya mahasiswa,” sebutnya. Saat ini para TKI asal Banyuwangi yang berada di Taiwan  masih berusaha memulangkan jenazah.

“Teman-teman di Taiwan bekerja sama dengan Kamar Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) masih berupaya memulangkan jenazah ke Banyuwangi,” katanya kemarin. Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Indonesia, Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Banyuwangi, Joko Sugeng Rahardjo, mengatakan sudah mendengar kabar itu tapi mengenai  kepastiannya belum mengerti.

“Kita masih  mencari data Sugiarti,” ujarnya. Joko mengaku keluarga Sugiarti sudah ada  yang datang ke kantornya dan me nanyakan kebenaran informasi itu. “Sugiarti itu  berangkat ke luar negeri pada tahun 2006.  Sekarang kami masih mengumpulkan  data terkait almar humah,” terang Joko saat dikonfirmasi melalui telepon seluler  kemarin (15/10).

Terkait proses pemulangan jenazah Sugiarti ke Banyuwangi, Joko menyampaikan akan bekerja sama dengan KDEI dan Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI), termasuk dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. “Untuk proses  pe mulangan jenazah Sugiarti masih  kami upayakan,” katanya. (radar)