sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rencana pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) hingga kini belum sepenuhnya terealisasi.
Meski proyek ini masuk dalam skema besar Tol Trans Jawa yang ditargetkan tembus Pelabuhan Ketapang, tahap pembangunan menuju Banyuwangi masih sebatas perencanaan dan belum memasuki tahap konstruksi.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan bahwa pembangunan Tol Prosiwangi tahap kedua, yakni ruas Situbondo–Banyuwangi, belum dibangun dan masih dalam proses kajian lanjutan.
“Tahap 2 seksi 4–7 (Besuki–Ketapang) masih dalam tahap perencanaan,” tulis akun resmi @pupr_bpjt.
Progres Tol Prosiwangi: Baru Sampai Situbondo Barat
Secara umum, Tol Prosiwangi direncanakan sepanjang sekitar 128 kilometer dan akan menghubungkan:
- Probolinggo
- Situbondo
- Banyuwangi (Ketapang)
Namun hingga awal 2026, pembangunan fisik baru mendekati rampung di ruas Probolinggo–Besuki (Situbondo Barat). Titik pengerjaan terakhir tercatat berada di Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo.
Sementara itu, ruas lanjutan menuju Banyuwangi sama sekali belum dibangun, karena:
- Masih tahap perencanaan teknis
- Belum ada pembebasan lahan
- Masih menunggu kajian lingkungan dan pendanaan
Tahap 2 Prosiwangi: Situbondo–Ketapang Masih Wacana
Tahap kedua Tol Prosiwangi mencakup Seksi 5, 6, dan 7, dengan rute:
- Situbondo Kota
- Asembagus
- Bajulmati
- Ketapang (Banyuwangi)
Total panjang ruas tahap ini mencapai ±128,78 kilometer. Jika terbangun, ruas ini akan menjadi penghubung langsung Tol Trans Jawa dari Merak hingga Pelabuhan Ketapang, pintu utama penyeberangan Jawa–Bali.
Namun hingga kini:
- Belum ada jadwal pembangunan resmi
- Belum dilakukan pembebasan lahan
- Masih dikaji lintasan terbaik
Masalah Utama: Kawasan Konservasi TN Baluran
Salah satu faktor krusial yang membuat Tol Prosiwangi belum dibangun ke Banyuwangi adalah karena lintasan tol direncanakan melewati kawasan konservasi, yakni Taman Nasional Baluran.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rencana pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) hingga kini belum sepenuhnya terealisasi.
Meski proyek ini masuk dalam skema besar Tol Trans Jawa yang ditargetkan tembus Pelabuhan Ketapang, tahap pembangunan menuju Banyuwangi masih sebatas perencanaan dan belum memasuki tahap konstruksi.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan bahwa pembangunan Tol Prosiwangi tahap kedua, yakni ruas Situbondo–Banyuwangi, belum dibangun dan masih dalam proses kajian lanjutan.
“Tahap 2 seksi 4–7 (Besuki–Ketapang) masih dalam tahap perencanaan,” tulis akun resmi @pupr_bpjt.
Progres Tol Prosiwangi: Baru Sampai Situbondo Barat
Secara umum, Tol Prosiwangi direncanakan sepanjang sekitar 128 kilometer dan akan menghubungkan:
- Probolinggo
- Situbondo
- Banyuwangi (Ketapang)
Namun hingga awal 2026, pembangunan fisik baru mendekati rampung di ruas Probolinggo–Besuki (Situbondo Barat). Titik pengerjaan terakhir tercatat berada di Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo.
Sementara itu, ruas lanjutan menuju Banyuwangi sama sekali belum dibangun, karena:
- Masih tahap perencanaan teknis
- Belum ada pembebasan lahan
- Masih menunggu kajian lingkungan dan pendanaan
Tahap 2 Prosiwangi: Situbondo–Ketapang Masih Wacana
Tahap kedua Tol Prosiwangi mencakup Seksi 5, 6, dan 7, dengan rute:
- Situbondo Kota
- Asembagus
- Bajulmati
- Ketapang (Banyuwangi)
Total panjang ruas tahap ini mencapai ±128,78 kilometer. Jika terbangun, ruas ini akan menjadi penghubung langsung Tol Trans Jawa dari Merak hingga Pelabuhan Ketapang, pintu utama penyeberangan Jawa–Bali.
Namun hingga kini:
- Belum ada jadwal pembangunan resmi
- Belum dilakukan pembebasan lahan
- Masih dikaji lintasan terbaik
Masalah Utama: Kawasan Konservasi TN Baluran
Salah satu faktor krusial yang membuat Tol Prosiwangi belum dibangun ke Banyuwangi adalah karena lintasan tol direncanakan melewati kawasan konservasi, yakni Taman Nasional Baluran.








