Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tol Prosiwangi Gending–Paiton–Besuki Hampir Rampung, Siap Fungsional Saat Lebaran 2026

tol-prosiwangi-gending–paiton–besuki-hampir-rampung,-siap-fungsional-saat-lebaran-2026
Tol Prosiwangi Gending–Paiton–Besuki Hampir Rampung, Siap Fungsional Saat Lebaran 2026

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Proyek Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Khusus Segmen Gending–Paiton–Besuki, capaian progres konstruksi dinilai sangat positif dan mendekati tahap akhir penyelesaian.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengungkapkan, Jalan Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 dari Gending hingga Paiton bahkan telah sempat difungsionalkan secara terbatas saat masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

“Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton progresnya cukup positif ya, karena sudah kami fungsionalkan saat Nataru 2025–2026. Setelah Nataru, ruas tersebut kami tutup kembali untuk memenuhi persyaratan operasional secara penuh,” ujar Wilan.

Penutupan kembali dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, kelengkapan fasilitas, serta standar operasional jalan tol dapat terpenuhi sebelum beroperasi secara permanen.

Sementara itu, untuk Jalan Tol Prosiwangi Seksi 3 yakni Paiton–Besuki, pembangunan masih terus berlanjut.

Hingga awal 2026, progres konstruksi pada segmen ini telah mencapai 92,24 persen.

“Saat ini, progres pembangunan Tol Prosiwangi Segmen Paiton–Besuki telah mencapai 92,24 persen,” lanjut Wilan.

Dengan progres yang kian mendekati 100 persen, Wilan optimistis ruas Tol Prosiwangi Paiton–Besuki dapat kembali difungsionalkan pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Jika terealisasi, fungsional tol nantinya akan mencakup ruas dari Gending hingga Besuki.

“Jalan Tol Prosiwangi Segmen Paiton–Besuki direncanakan dapat difungsionalkan pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Jadi dari Gending hingga Besuki,” jelasnya.

Saat ini, pada ruas Paiton–Besuki tengah dilakukan proses pra-Provisional Hand Over (pra-PHO).

BPJT menargetkan proses PHO dapat dilakukan sebelum Ramadan 2026, sehingga ruas tol tersebut benar-benar siap difungsionalkan saat Lebaran.

Tol Prosiwangi sendiri merupakan proyek strategis nasional sekaligus ruas pamungkas jaringan Jalan Tol Trans Jawa.


Page 2


Page 3

Kehadiran tol ini akan menyambungkan jalur bebas hambatan dari ujung barat Pulau Jawa hingga ujung timur di Banyuwangi.

Pembangunan Tol Prosiwangi menjadi kelanjutan terakhir dari jaringan tol Trans Jawa yang membentang dari Provinsi Banten.

Saat ini, progres pembangunan bahkan telah memasuki kawasan Tampora, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Ruas Jalan Tol Prosiwangi Banyuglugur–Ketapang, Banyuwangi, direncanakan memiliki panjang mencapai 110 kilometer.

Jalur ini menjadi bagian terpanjang sekaligus paling krusial dalam penyempurnaan jaringan Trans Jawa.

Kebutuhan Lahan Capai 1.072 Hektare

Di balik pesatnya progres konstruksi, proyek Tol Prosiwangi juga menghadapi tantangan besar dalam pengadaan lahan. Total kebutuhan lahan untuk proyek ini mencapai sekitar 1.072 hektare.

Dari jumlah tersebut, sekitar 600 hektare atau hampir 50 persen merupakan lahan milik warga. Sisanya berasal dari lahan Perhutani dan tanah kas desa yang tersebar di sepanjang trase tol.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Prosiwangi wilayah Situbondo Ahmad Soda menjelaskan, lahan warga yang terdampak mayoritas berupa permukiman dan lahan pertanian.

“Yang paling luas adalah tanah sawah,” ujarnya.

Saat ini, proses negosiasi dan pembebasan lahan milik warga telah mulai dilakukan secara bertahap, seiring dengan penetapan trase final jalan tol yang melintasi Kabupaten Situbondo.

Tahap 1 Hampir Rampung

Secara keseluruhan, progres Tol Prosiwangi Tahap 1 (Gending–Besuki) sepanjang 49,68 kilometer sudah sangat maju.

Hingga akhir 2025 dan awal 2026, progres konstruksi berada di kisaran 86,43 hingga 87,43 persen, dengan pembebasan lahan yang telah tuntas 100 persen.

Segmen Gending–Paiton telah difungsionalkan saat Nataru 2025–2026 dan akan kembali ditutup sementara untuk persiapan operasi penuh.

Sementara segmen Paiton–Besuki (Paket 3) dengan progres 92,24 persen ditargetkan siap difungsionalkan saat arus mudik Lebaran 2026.

Secara keseluruhan, Tahap 1 Tol Prosiwangi diharapkan dapat beroperasi penuh pada 2026, menghubungkan wilayah Probolinggo hingga Situbondo (Besuki).