Tunggakan Rekening Listrik Bengkak Rp 10 M

0
668

BANYUWANGI – Tunggakan rekening listrik PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) persero pada bulan Oktober membengkak menjadi Rp 10 miliar dari bulan sebelumnya. Pada bulan September, tunggakan rekening listrik hanya sekitar Rp 4 miliar  saja.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tunggakan rekening listrik itu membengkak karena ada salah satu industri besar yang mokong bayar rekening pada bulan Oktober hingga Rp 6 miliar.  Besarnya tunggakan itu dinilai mengganggu kinerja keuangan PLN.

Manager PLN area Banyuwangi Dwi Alfan Junaedi melalui Asisten Manager Pelayanan Administrasi,  Didik Hendro Utomo, PLN telah melakukan pendekatan pada pelanggan dengan jumlah kebutuhan listrik fantastis tersebut untuk mencari jalan keluar.

“Kita sudah duduk bersama untuk membicarakan hal ini. PLN memberi toleransi. Namun tetap ada batasnya,” terang Didik.  Didik mengungkapkan, jika industri dengan pemakaian listrik di atas 20 juta watt tersebut tidak  bisa melunasi pada waktu tambahan yang telah  diberikan, terpaksa PLN akan memberi ketegasan  dengan pemutusan aliran listrik.

Pihak PLN mengaku  tidak serta merta memberikan sanksi. Tetapi sudah melewati beberapa tahap seperti peringatan, sanksi  administrasi hingga mediasi. Sementara itu, komponen terbesar pelanggan yang menunggak sebenarnya adalah rumah tangga.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last