Unas Bikin Siswa Trauma

0
156

Pendapat Pakar Pendidikan dari Kanada


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Kelulusan yang ditentukan dengan model ujian nasional, dianggap membuat siswa trauma dan stres. Pendapat itu dikemukakan pakar pendidikan asal Provinsi Nova Scotia, Alan Lowe yang berkunjung ke Banyuwangi pekan lalu (10/5). Alan Lowe mengatakan, negaranya menolak keras model tes semacam ujian nasional (unas) karena menyebabkan siswa menjadi stres dan trauma.

“Di negara kami, sistem pembelajaran tidak mengizinkan ada kompetisi di antara anak. Kompetisi dikhawatirkan berakibat pada tertekannya anak. Mereka juga akan berupaya segala cara untuk mendapat nilai baik, meski dengan cara yang tak jujur,” urai Alan. Menurut Alan, mata pelajaran yang diujikan dibuat oleh sekolah. Siswa mengerjakan ujian sesuai materi yang diajarkan gurunya selama ini, dan setiap kali ujian berlangsung, pihak pemerintah secara khusus datang untuk mengawasi pelaksanaan ujian tersebut.

Apabila ada siswa yang mendapatkan nilai yang kurang baik, pihak sekolah juga aktif bekerja sama dengan orang tua siswa untuk meng-up grade kemampuannya. Apabila ada guru yang kurang berhasil dalam mengajar, mereka tak segan untuk bertanya dan menimba ilmu dari guru yang dianggap paling baik dalam mengajar dan membimbing siswanya di sekolah. Sementara itu, Staf Ahli kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Saut Situmorang mengatakan, Banyuwangi dipilih sebagai model penyelenggaraan lokakarya ini karena Banyuwangi dinilai luar biasa ofensif dalam ‘menjual’ kekayaan daerahnya.

“Saya berharap momen langka ini bisa dijadikan ajang untuk bertukar pikiran dengan para pakar, utamanya dalam meningkatkan pelayanan publik,” tandas Saut. Kemendagri juga menetapkan Banyuwangi sebagai daerah percontohan pelaksanaan lokakarya internasional di tingkat lokal. Kemendagri menggandeng Th e Institute of Public Administration of Canada (IPAC) untuk menggelar workshop service delivery di Banyuwangi.

Service delivery adalah pelayanan publik yang tepat sasaran dan menyentuh langsung pada masyarakat. Dalam kegiatan itu, Kemendagri menggandeng empat pakar bidang pendidikan, kesehatan, pengelolaan sampah serta pemerhati dalam bidang pelayanan publik dari Provinsi Nova Scotia, Kanada. Kegiatan ini akan digelar secara rutin kepada para kepala desa/lurah, camat dan para kepala dinas. (radar)

Loading...