Urus Izin Lebih Mudah, Lansia Miskin Semringah

0
958
Bupati Anas didampingi Wabup Yusuf Widyatmoko dan Sekkab Djadjat Sudradjat menyerahkan akta kelahiran kepada salah seorang warga saat peluncuran Mal Pelayanan Publik 6 Oktober lalu.
Bupati Anas didampingi Wabup Yusuf Widyatmoko dan Sekkab Djadjat Sudradjat menyerahkan akta kelahiran kepada salah seorang warga saat peluncuran Mal Pelayanan Publik 6 Oktober lalu.

Mal Pelayanan Publik dan Rantang Kasih merupakan inovasi Pemkab Banyuwangi yang berhasil diwujudkan pada tahun 2017. Realisasi dua inovasi itu memberikan pelayanan super maksimal kepada warga.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Launching Mal Pelayanan Publik pada pekan pertama Oktober (6/10) merupakan ikhtiar Pemkab Banyuwangi dalam mewujudkan layanan prima kepada masyarakat. Kali pertama diluncurkan, sedikitnya 85 jenis layanan, mulai perizinan, dokumen kependudukan, dan lain-lain dilayani di gedung eks Mall Of Sri Tanjung (MOST) tersebut.

Seiring berjalannya waktu, jenis layanan yang dilayani di pusat pelayanan terpadu satu pintu terus bertambah. Kini, masyarakat bisa mengakses sekitar 142 layanan di gedung yang berlokasi di jantung Kota Banyuwangi itu, tepatnya di sebelah barat Pasar Banyuwangi.

Berbagai jenis layanan yang semula dilayani di kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) digeser ke Mal Pelayanan Publik tersebut. Termasuk layanan Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), maupun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Selain itu, ada pula layanan yang sebelumnya dilayani di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) serta Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang (PU-CKPR).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last