Waspada, Rokok Elektrik Mulai Digandrungi Anak-anak

0
4345
Puryani dari balai besar POM Surabaya menunjukkan tayangan video anak SD yang menikmati Vape, kemarin (13/12).

BANGOREJO – Ada peringatan dari Kepala Bidang (Kabid) Penelitian Mikrobiologi balai besar pengawasan obat dan makanan (POM) Surabaya, Jawa Timur, Puryani, agar orang tua lebih serius memperhatikan anak-anaknya.

Dalam sosialisasi Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA) di kantor Kecamatan Bangorejo, Puryani mengatakan saat ini banyak beredar obat berbahaya. Dan peredaran itu dilakukan secara illegal. “PCC itu ilegal, karena tidak pernah terdaftar di badan POM,” katanya.

Dalam paparannya itu, Puryani juga sempat menunjukkan video sejumlah anak dengan seragam SD ramai-ramai mengisap vape. Video yang berdurasi singkat itu, sempat membuat peserta heboh. Puryani menyebut, video itu terjadi di Kabupaten Trenggalek dan perlu menjadi perhatian. “Kita lihat video ini, cukup memprihatinkan,” katanya sambil menunjuk kea rah video.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, Widji Lestariono menanggapi video anak SD melakukan vaping itu mengatakan bagaimana pun juga aktivitas vaping itu memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Secara lebih rinci, dia menyampaikan jika ada dua macam vape, yang salah satunya berbahan campuran zat aktif. “Ada vape yang dicampuri zat aktif, seperti nikotin, itu membahayakan kesehatan,” katanya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Sampaikan LKPJ Secara Virtual, Bupati Anas Sebut Kemiskinan Banyuwangi Turun 7,52 Persen