Tekan Angka Putus Sekolah, Pemkab Banyuwangi Beri Uang Saku Bagi Pelajar Miskin

0
167
Bupati Abdullah Azwar Anas

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur akan memberikan uang saku bagi pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) miskin.  Pemberian uang saku terhadap siswa miskin ini, bertujuan untuk menekan angka putus sekolah.

“Penyebab siswa putus sekolah itu bermacam-macam. Diantaranya ketidak mampuan orang tua memberikan uang saku anaknya setiap berangkat sekolah,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Anas menjelaskan pemberian uang saku terhadap siswa miskin ini sudah dianggarkan di APBD Kabupaten Banyuwangi 2018, sebesar Rp 2 miliar. Dijadwalkan program ini sudah mulai berjalan selambat-lambatnya pada tahun ajaran baru mendatang.

“Untuk siswa miskin yang masih duduk di bangku sekolah dasar akan diberi uang saku Rp. 5000 setiap harinya. Sedangkan untuk siswa yang duduk dibangku SMP diberi uang saku Rp. 10000 setiap harinya,” papar Anas

“Harapan kita anak- anak ini menjadi pendorong untuk sekolah. Mekanismenya nanti akan diatasi teknis oleh dinas terkait dan verifikasinya tentu ada data yang valid dari desa,” jelasnya.

Menurut Anas, saat ini Dinas pendidikan Banyuwangi sudah mulai melakukan pendataan terhadap siswa miskin yang akan diberi uang saku.

Loading...