34.808 Pemudik R2 Kembali ke Bali

0
355
Ratusan pemudik roda dua menunggu giliran masuk kapal di kantong parkir PT. ASDP Ketapang, Kalipuro, kemarin (2/7)

KALIPURO – Puncak arus balik pengendara roda dua (R2) semakin meningkat pada H+8 siang kemarin (2/7).  Sebanyak 7.449 unit sepeda motor telah diseberangkan oleh kapal PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ketapang menuju Bali.

Jumlah pemudik arus balik masih akan terus bertambah. Data yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, ada sekitar 66 persen pemudik yang belum kembali ke Pulau Dewata.

Hingga kemarin, jumlah pemudik roda dua yang sudah menyeberang ke Bali tercatat sebanyak 34.808 unit. Sedangkan jumlah pengendara roda dua yang menyeberang ke Jawa saat arus mudik tercatat sebanyak 101,905 unit. Untuk sisa pemudik sepeda motor yang masih belum kembali ke Bali berjumlah 67.097 unit.

Loading...

“Kemungkinan hingga malam ini pemudik sepeda motor masih terus berdatangan,” ungkap Ardhi Ekapaty, Manager Operasional PT. ASDP Ketapang. Pemudik penumpang kapal yang tercatat mulai H-10 sampai H-1 berjumlah 510.929 orang. Sedangkan jumlah pemudik yang sudah menyeberang ke Bali mulai H+1 sampai H+8 sebanyak 274.906 orang.

Untuk penumpang yang masih belum menyeberang ke Bali, sebanyak 46 persen dengan jumlah penumpang 236.023 orang. “Saya balik ke Bali menunggu selesai Lebaran ketupat. Soalnya biar bisa lama-lama juga kumpul keluarga,” ungkap Suroni, 35, pemudik asal Jember.

Untuk pemudik pengguna kendaraan roda empat mulai H-10 sampai H-1 yang menyeberang ke Jawa berjumlah 60.255 unit. Sedangkan pemudik roda empat arus balik yang sudah menyeberang ke Bali berjumlah 34.681 unit.

Masih tersisa 42 persen pemudik roda empat yang belum kembali ke Bali dengan jumlah pemudik arus balik sebanyak 25.574 unit. Meskipun kendaraan antre di area kantong parkir, namun tidak terjadi kemacetan panjang.

Penumpukan kendaraan yang ada di kantong parkir hanya sekitar 20 hingga 30 menit saja. Selanjutnya kendaraan diarahkan menuju dermaga untuk segera masuk ke dalam kapal.

“Kendaraan roda dua dan roda empat datang secara bergelombang. Kendaraan yang menumpuk di kantong parkir PT ASDP Ketapang tidak sampai ke jalan raya. Pemudik hanya menunggu tidak sampai satu jam kemudian langsung diangkut oleh kapal,” tandas Ardhi Ekapaty. (radar)

loading...