Ajudan Anas Pernah Jadi Tukang Sapu di Taman Blambangan

0
985

ajudannSebelum menjadi ajudan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Fathur Rohman, 39, adalah seorang atlet cabang lari tak tanggung-tanggung, berbagai event kelas internasional. seperti Sea Games. Asean School, dan Golden Mail, pernah dia rasakan.

Fathur pernah memecahkan rekor lari sejauh 10 Km dengan waktu 29,52 detik dalanr event Kasogi Surabaya pada tahun 1997. Sampai saat ini rekor tersebut belum terpecahkan atlet lain. Kesulitan hidup adalah hal pertama yang memperkenalkan Farhur ke dunia olahraga atletik. Saat itu sulung dari empat bersaudara itu mengikuti salah satu lomba lari yang diadakan dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Banyuwangi (Harjaba) tahun 1989.

Entah karena faktor keberutungan ataukah apa. Fathur yang sebenarnya lebih menyukai olahraga sepak bola itu meraih juara 4. Atas prestasinya tersebut, Fathur memperoleh uang pembinaan Rp 150 ribu. Dari situ dirinya merasa yang telah dia lakukan itu dapat melepaskan keluarga dari jeratan ekonomi. Sejak saat itu sang ayah, Mustafa, 59, mengizinkan Fautur menekuni olahraga lari. “Awalnya sembunyi-sembunyi, karena bapak lebih suka anaknya ikut sepak bola.

Setelah dapat hadiah, bapak memberi restu dan mengatakan mungkin rezeki saya dari sini, kenang Fathur. Setelah mendapat restu. Fathur pun berangkat berlatih. Dengan polesan pelatih pertamanya, Marzuki. Fathur mulai aktif di beberapa kejuaraan lari level Banyuwangi. Tak butuh waktu lama. Fathur kerap mewakili Banyuwangi di Porseni Jatim. Tak hanya menjadi partisipan, Fathur banyak menggondol juara di nomor junior yang diikutinya.

Melihat prestasi Fathur yang begitu moncer, Pemkab Banyuwangi akhirnya mengangkatnya sebagai honorer daerah. Tugas pertamanya adalah menjadi tukang sapu di Taman Blambangan. “Jadi tukang sapu saya jalani pada tahun 1997,’ ujarnya. Merasa di perhatikan Fathurpun tetap berlatih demi kemenanganya yang bisa mengangkat nama Baik Banyuwangi. MedaIi perak di PON tahun 2000 peringkat 3 dunia di kejuaraan Golden Mail Hongkong pada tahun 2002 menjadi bukti bahwa Fathur masih konsisten sebagai atlet.

Baca :
Sempat Masuk Ruang Isolasi, Satu Pasien RSUD Blambangan Negatif Corona

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last