Aparat Persempit Ruang Gerak Pelaku Teror

0
623

BANYUWANGI – Penjagaan dan pengantaran ekstra ketat terkait antisipasi teroris tidak hanya dilakukan di Pelabuhan ASDP Ketapang. Aparat kepolisian dan TNI juga intens menjaga pelabuhan-pelabuhan nelayan di sepamang pantai yang ada di Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hal ini untuk mempersempit ruang gerak teroris yang bisa saja hendak masuk ke Pulau Bali melalui pelabuhan nelayan tersebut.  Kepala Satuan Polisi Air (Kasat Polair) Polres Banyuwangi, AKP Basori Alwi menegaskan,  pemeriksaan dan pengamanan di pelabuhan nelayan terus ditingkatkan.

Patroli laut juga terus dilaksakan di pasca aksi teror beberapa hari lalu. “Pelabuhan nelayan mulai dari pajntai Banyuwangi selatan sampai utara masih dijaga ketat petugas kepolisian dan TNI,” tegas Basori. Hal itu dilakukan karena untuk menuju Bali tidak hanya bisa dilakukan oleh warga melalui pelabuhan ASDP Ketapang saja. Lewat pelabuhan nelayan juga bisa.

Untuk mempersempit ruang gerak teroris yang menuju Bali, pihaknya merasa perlu pengaman yang ektra ketat di pelabuhan-pelabuhan nelayan. “Nelayan-nelayan juga sudah kita imbau untuk melapor kepada petugas jika ada orang yang ingin menyeberang ke Bali melalui pelabuhan nelayan,”terang Basori.

Loading...

Sejauh ini, penjagaan dan pengamanan ekstra ketat yang dilakukan anggota Polri dan TNI di pelabuhan nelayan belun menemukan benda-benda mencurigakan yang akan dibawa ke Bali. Pihaknya juga masih belum menemukan adanya warga misterius yang hendak menuju Bali melalui pelabuhan-pelabuhan nelayan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2