Arus Balik masih Terus Mengalir

0
600

BANYUWANGI – Jalanan  kota Banyuwangi masih dipadati arus pemudik yang hendak menyeberang ke Bali kemarin. Sepeda motor dan mobil pelat DK memadati jalan Banyuwangi.  Saking banyaknya kendaraan yang lewat, antrean kendaraan di sejumlah traffic light sempat mengular.

Kepadatan arus kendaraan juga terlihat di Pelabuhan ASDP Ketapang  kemarin. Bahkan, kepadatan kendaraan pemudik pada arus balik kemarin sampai memenuhi  halaman parkir pelabuhan ASDP Ketapang dan Pelabuhan LCM Ketapang.

Kendaraan roda dua yang mendominasi kendaraan yang mengantre di Pelabuhan Ketapang kemarin. Manajer Operasional PT. Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang, Saharuddin Koto  mengatakan, kepadatan kendaraan kemarin mulai terjadi sekitar pukul 08.30.

Kendaraan roda dua terpantau mendominasi  kendaraan yang mengantre di halaman parkir pelabuhan itu kemarin. Kemarin ada sekitar 11.000 unit  roda dua yang menyeberang,  roda empat ada 5.000 unit, dan penumpang sebanyak 45.000 yang telah menyeberang ke Bali.

”Tapi ini terus mengalir. Hari ini (kemarin) saya perkirakan  roda dua yang menyeberang   jumlahnya bisa di atas 11 ribu unit,” kata Saharuddin. Saharuddin mengatakan, hari Minggu kemarin (26/7) memang puncaknya. Sebab, hari ini para pelajar sudah mulai memasuki  masa sekolah.

Namun, dia memprediksi, kendaraan roda dua utamanya yang menyeberang ke Bali, akan terus berlangsung sampai H+15 Lebaran. ”Libur Galungan dan Kuningan di Bali juga sudah selesai, jadi  para pemudik memilih pulang Minggu karena Senin sudah mulai beraktivitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, berdasar data sampai Minggu pagi kemarin, jumlah kendaraan roda dua yang telah menyeberang ke Bali dibandingkan pada arus mudik sekitar 57 persen yang kembali ke Bali. Roda empat atau mobil pribadi ada sekitar 98 persen yang telah menuju Bali.

Sementara itu, sekitar 81 persen penumpang yang telah kembali ke Bali. ”Saya kira hari ini (kemarin) memang puncak arus balik,” tutur Saharuddin. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, Pelabuhan ASDP Ketapang memang sangat  padat.

Kendaraan tampak memenuhi tenda-tenda yang disediakan pihak pelabuhan. Kendaraan hampir mendominasi lahan parkir di Pelabuhan ASDP Ketapang kemarin. Mengetahui di Pelabuhan ASDP Ketapang kemarin banyak kendaraan  yang mengantre, banyak pemudik bermotor yang memilih Pelabuhan LCM Ketapang untuk  menyeberang.

Akibatnya, Pelabuhan  LCM Ketapang juga dipenuhi kendaraan roda dua yang  akan menuju Pulau Bali. Banyaknya pemudik yang balik  kemarin, pihak ASDP mengerahkan 37 kapal dengan rincian 26  kapal jenis KMP dan sisanya kapal  jenis LCT.

Sementara itu, 7 loket yang berada di Pelabuhan ASDP Ketapang dan Pelabuhan LCM Ketapang juga dioperasikan semua. ”Kapal juga kami percepat waktu bongkar-muatnya. Kalau sudah penuh kendaraan, kapal harus segera berangkat. Sebab, kendaraan yang di darat volumenya terus bertambah,” pungkas Saharuddin. (radar)