Belasan Desa di Banyuwangi Berstatus Tanggap Darurat Kekeringan

0
201
Foto: ngopibareng.id

BANYUWANGI – Terlambatnya musim hujan tahun ini membuat beberapa wilayah di Banyuwangi masih mengalami kesulitan air bersih. Bahkan beberapa wilayah berstatus Tanggap Darurat Kekeringan.

Dilansir dari ngopibareng.id, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi ada sekitar 19 desa yang berstatus tanggap darurat Kekeringan.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Banyuwangi, Eka Muharam mengatakan, tanggap darurat kekeringan di Banyuwangi awalnya sampai 31 Oktober 2019. Dengan pertimbangan November sudah memasuki musim hujan.

“Namun kenyataanya musim kemarau tambah panjang. Sehingga mulai 1 November 2019 ditetapkan perpanjangan status tanggap darurat sampai dengan 15 Desember 2019,” kata Eka Muharam, Minggu (8/12/2019).

19 desa yang mengalami kekurangan air bersih itu tersebar di 6 Kecamatan. Yakni Kecamatan Tegaldlimo, Wongsorejo, Bangorejo, Tegalsari, Gambiran dan Kalipuro.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last