Bocah SD Tewas Disambar Sepur

0
113

Petugas-Polsek-Singojuruh-saat-melakukan-olah-TKP-dilokasi-siswi-SD-terserempet-kereta-api

SEMENTARA ITU, nasib tragis menimpa Titania Anggraini, 12. Bocah kelas VI SDN asal Dusun Krajan Timur, RT 2, RW 2, Desa/Kecamatan Singojuruh, itu tewas   disambar Kereta Api (KA) Sri Tanjung, jurusan Banyuwangi-Jogjakarta kemarin pagi (6/5).

Korban yang mengalami luka  cukup parah di kepala bagian belakang itu sebenarnya sempat bertahan. Tetapi, nahas nyawanya tidak tertolong saat akan dilarikan ke RS Al-Huda, Genteng. “Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” cetus Kapolsek Singojuruh, Iptu Sumono.

Menurut kapolsek, kecelakaan yang menimpa korban itu terjadi sekitar pukul 07.00. Saat itu bocah tersebut tengah bermain bersama dua temannya di sekitar lintasan KA yang berjarak sekitar 300 meter dari Stasiun Singojuruh.

Korban diduga tidak tahu ada kereta yang akan melintas.  “Korban bermain di pinggir rel,  lalu diserempet sepur,” katanya.  Saat diserempet KA itu, jelas dia, tubuh korban terpelanting hingga kepalanya membentur batu bantalan rel.

“Korban terluka cukup parah di kepala bagian belakang dan langsung pingsan,” ungkapnya kepada Jawa Pos  Radar Genteng. Setelah menabrak bocah dan akhirnya meninggal itu, KA yang dimasinisi Yuli W. itu sempat  berhenti. Selanjutnya, tubuh  korban yang kondisinya kritis   dibawa ke Stasiun Singojuruh.

“Dari Stasiun Singojuruh, korban dibawa ke rumah sakit, tapi meninggal dalam perjalanan,” cetusnya. Anggota Polsek Singojuruh yang mendapat laporan dari warga langsung meluncur ke lokasi kejadian dan menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara).

Selain itu, polisi juga mendatangi  rumah korban. “Sesuai undangundang perkeretaapian, rel KA  memang bukan tempat bermain,” ujarnya. Agar kecelakaan itu tidak  terulang, kapolsek meminta warga  yang tinggal di dekat rel KA selalu berhati-hati.

Selain itu, anakanak juga diminta tidak bermain di sekitar lintasan KA. “Sangat berbahaya bermain di sekitar rel,” katanya. (radar)

Loading...