Bupati Anas Instruksikan PNS Hemat Energi

0
612

Bupati-Anas-(tengah)-didampingi-Wakil-Bupati-Yusuf-Widyatmoko-(kiri)-dan-Sekkab-Slamet-Kariyono-saat-memberikan-brifing--kepala-SKPD-di-Aula-Rempeg-Jogopati-kemarin.

Hari Pertama Kerja Brifing Kepala SKPD

BANYUWANGI – Setelah menjalani libur dan cuti bersama Idul Fitri, Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan brifing kepala Satuan Kerja Perangkat  Daerah (SKPD) di Aula Rempeg Jogopati kemarin (11/7). Dalam brifing itu ada dua poin  penting yang disampaikan Anas kepada semua Pegawai Ne geri Sipil (PNS) di Lingkungan  Pemkab Banyuwangi melalui   pimpinan SKPD.

Poin pertama yang disampaikan Anas adalah kepala SKPD diminta menyegarkan kinerja di internal instansi yang dipimpinnya. Pimpinan diharapkan bisa meningkatkan kapasitas setiap individu staf untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

“Para staf di kantor juga harus diberi motivasi agar terus bersemangat dalam bekerja,” kata Anas. Poin kedua, Anas menginstruksikan para PNS melakukan efisiensi di berbagai bidang. Mulai dari efisiensi sumber daya manusia (SDM) hingga efisiensi   energi.

Untuk SDM, terkait keterbatasan jumlah PNS, Anas meminta agar produktivitas pegawai ditingkatkan dengan cara menambah skill maupun peningkatan kapasitas SDM. Untuk efisiensi energi juga wajib dilakukan untuk menghemat pengeluaran daerah dan juga bentuk kepedulian pada  lingkungan.

“Lampu-lampu di kantor-kantor SKPD tidak perlu dinyalakan pada siang hari begitu juga di malam hari apabila tidak ada kegiatan bisa dikurangi,” pinta Anas. Pada hari pertama masuk kerja, Anas langsung menggelar sejumlah kegiatan.

Selain halal-bihalal bersama ribuan PNS dan brifing kepala SKPD, Anas langsung tancap gas dengan sejumlah agenda kerja sejak pagi hari. Dimulai pada pukul 07.00 WIB, Azwar Anas memulai aktivitasnya dengan membagikan beasiswa bagi para anak penambang  belerang Kawah Ijen.

Kemudian dilanjutkan dengan halal-bihalal bersama seluruh  jajaran birokrasi di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Belum selesai sampai di sini masih ada beberapa jadwal kegiatan lagi yang akan diikuti   oleh bupati lulusan Harvard  School of Government ini, yakni  melakukan audiensi dengan  para mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi daerah serta menghadiri ritual adat tradisi  Seblang Olehsari di Desa Kemiren pada sore hari.

Baca :
Sambut Ramadhan, Para Takmir Masjid di Banyuwangi Divaksin Covid-19

Padatnya jadwal kerja di hari pertama disikapi santai oleh orang nomor satu di Banyuwangi  tersebut. Anas pun mengatakan jadwal yang langsung padat di hari pertama justru memberikan semangat tersendiri dalam bekerja.

“Banyuwangi telah meraih ratusan penghargaan di berbagai bidang, ini tidak boleh menghentikan semangat berinovasi dari seluruh jajaran birokrasi daerah.  Justru penghargaan tersebut dijadikan motivasi untuk mencari  ide maupun cara-cara baru guna memajukan Banyuwangi  agar tidak tertinggal dari daerah lain,” kata Anas.

Anas pun memberikan contoh pertandingan final EURO semalam antara Portugal dan Prancis. Di atas kertas, sepertinya Prancis bakal menang karena Prancis adalah tuan rumah dan baru saja mengalahkan Jerman.

Trik dan strategi Prancis juga terlihat matang. Ternyata di perpanjangan, Portugal yang menerjunkan pemain cadangan justru akhirnya mampu mencetak gol yang membuat Prancis kalah.

“Seperti pertandingan  yang terjadi semalam,  sedikit mengingatkan kita realita di dunia nyata. Meskipun persiapan matang dilakukan  namun pesaing masih bisa menang karena memiliki strategi  yang lebih jitu. Meski Ronaldo harus keluar lapangan, pemain baru yang masuk ternyata mampu  menjebol gawang Prancis.  Begitupun dalam membangun  daerah, harus selalu ada inovasi dan cara-cara baru untuk lebih maju dan tidak tertinggal dari   daerah lain. Jangan sampai terlena. Untuk itu PNS harus terus  belajar dan harus menambah   wawasan. Perbanyak baca buku,” cetus Anas. (radar)